cfddfc11-1d08-4dd1-b574-1e42253bba91_169.jpeg

Prabowo-Sandi Jadi Menteri Paling Memuaskan di Survei LSI

Diposting pada

Lembaga Survei Indonesia (LSI) turut melakukan survei kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jadi menteri dengan kinerja paling memuaskan versi responden LSI.

“Tingkat kepuasannya paling tinggi terhadap Menteri Pertahanan, disusul Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,” kata peneliti LSI Djayadi Hanan dalam rilis yang disiarkan di YouTube LSI, Senin (22/2/2021).

Survei LSI terkait menteri paling memuaskan ini menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden sebagai sampel basis. Margin of error dari ukuran sampel yakni +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Survei dilaksanakan pada 25-31 Januari 2021.

Berikut ini 10 besar menteri paling memuaskan versi survei LSI:

1. Menhan Prabowo Subianto

Sangat puas: 13%

Cukup puas: 62%

2. Menparekraf Sandiaga Uno

Sangat puas: 8%

Cukup puas: 61%

3. Menkeu Sri Mulyani

Sangat puas: 12%

Cukup puas: 56%

4. Mensos Tri Rismaharini

Baca Juga :  Sayid Nasrallah: Di Tengah Blokade, Iran Justru Bangkit sebagai Kekuatan Besar

Sangat puas: 12%

Cukup puas: 53%

5. Menteri BUMN Erick Thohir

Sangat puas: 9%

Cukup puas: 55%

6. Menko Polhukam Mahfud Md

Sangat puas: 5%

Cukup puas: 56%

7. Mendagri Tito Karnavian

Sangat puas: 5%

Cukup puas: 55%

8. Menlu Retno Marsudi

Sangat puas: 5%

Cukup puas: 53%

9. Mendikbud Nadiem Makarim

Sangat puas: 6%

Cukup puas: 52%

10. Menag Yaqut Cholil Qoumas

Sangat puas: 5%

Cukup puas: 50%

Djayadi memaparkan salah satu faktor di balik hasil survei menteri paling memuaskan ini. Djayadi menyebut pemberitaan hingga pembicaraan di ruang publik memengaruhi hasil survei ini.

“Artinya menteri-menteri yang lebih banyak dibicarakan baik di media ataupun di tempat-tempat pembicaraan lainnya secara umum itu cenderung memperoleh kepuasan yang lebih tinggi di masyarakat,” jelas Djayadi. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *