60430468147b6.png

Prakerja Gelombang 13 Ditutup Hari Ini, Berikut Tips untuk Lolos

Diposting pada

13 angkatan terakhir pendaftaran pra-kerja disebutkan hari ini (07/03/2021). Sebelumnya, pendaftaran Wave 13 dibuka mulai 4 Maret 2021.

Dikutip Kompas.com, Sabtu (6/3/2021), pengumuman tersebut dilakukan melalui halaman dashboard akun Prakerja.

Sebelumnya, Louisa Tuhatu, Manajer Komunikasi Pelaksanaan Program Kartu Pra Kerja, pernah menyatakan pendaftaran Lot 13 akan dibuka selama 4-5 hari.

“Dari pengalaman kami selama ini, kami buka selama 4-5 hari tergantung minat publik. Jadwal penutupannya akan kami umumkan,” kata Louisa, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Apa saja tip untuk melewati fase pra-kerja?

1. Perhatikan kondisi yang dibutuhkan

Sebelum melamar, pastikan Anda memenuhi syarat untuk melamar program pra-kerja.

Mengenai kondisi:

warga negara Indonesia

Berusia minimal 18 tahun

Tidak mengikuti pendidikan formal

Selain itu, pejabat berikut tidak dapat mendaftar:

Pejabat negara

Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Aparatur sipil negara

Prajurit Tentara Nasional Indonesia

Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

Kepala desa dan perangkat desa D

Ireksi, komisaris dan dewan pengawas BUMN atau Badan Usaha Milik Daerah.

Baca Juga :  Kemenkes Perbaiki Data Vaksinasi Usai Diprotes Menkes Budi

Penerima bantuan pemerintah juga tidak dapat mendaftar, termasuk:

Kementerian Kesejahteraan Sosial (DTKS)

penerima BSU atau BPUM

Penerima kartu pra-kerja 2020.

Perlu juga diperhatikan bahwa maksimal Kartu Keluarga (KK) terdiri dari hanya dua orang yang bisa mendapatkan bantuan pra kerja.

2. Pastikan nomor ponsel dan email Anda aktif

Ketika Anda mendaftar untuk Kartu Pra-Kerja, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor ponsel dan email Anda.

Oleh karena itu, saat Anda mendaftar untuk kartu pra-kerja, pastikan Anda memiliki nomor ponsel dan alamat email yang aktif karena Anda perlu memverifikasi kode OTP.

3. Terus pantau akun media sosial Prakerja

Jangan lupa pantau akun media sosial Instagram Prakerja Card di @ prakerja.go.id untuk mendapatkan pengumuman terkini tentang rekaman new wave.

Sehingga pada saat diumumkan informasi pembentukan gelombang baru, mereka bisa langsung mendaftar dan tidak ketinggalan.

4. Pastikan informasi yang dimasukkan benar

Saat memasukkan informasi, periksa kembali apakah informasi yang dimasukkan sudah benar.

Ini termasuk memeriksa ulang nomor ponsel dan email sebagai tanda dan simbol yang disisipkan jika perlu.

Baca Juga :  [Video]: Drone Kamikaze Iran Pecahkan Rekor Dunia

Juga, periksa apakah persyaratan file yang diunggah, seperti ID foto, memenuhi persyaratan.

5. Lakukan tes terbaik

Program pra-kerja mencakup tes untuk menilai seberapa layak seseorang menerima bantuan pra-kerja.

Oleh karena itu, saat mengikuti tes, pastikan Anda melakukan yang terbaik dan jangan menjawab secara acak sehingga Anda memiliki peluang lebih besar untuk lulus.

6. Pastikan NIK dan KK sudah benar

Salah satu kendala yang mungkin dihadapi pendaftar adalah pengaduan NIK dan KK yang tidak sesuai saat masuk.

Jika masyarakat mendeteksi adanya ketidaksesuaian antara NIK dan KK, mereka dapat menghubungi call center Dukcapil di 1500-538 atau mendatangi kantor Dukcapil terdekat.

Proses seleksi

Petugas komunikasi yang mengelola pelaksanaan program kartu prakerja menjelaskan Louisa Tuhatu, setelah pendaftar mendaftar, pihak prakerja akan melakukan seleksi dan pengecekan.

Penyelesaian pendaftaran ditunjukkan dengan memilih banyak dan menerima beberapa pernyataan. Prosesnya dilakukan secara otomatis melalui sistem.

Proses seleksi dilakukan melalui sistem tanpa campur tangan manusia, ujarnya kepada Kompas.com pada 25 Februari 2021.

Baca Juga :  Dijumpai Paus Fransiskus, Ini Isu-Isu yang Dikemukakan Ulama Besar Irak Ayatullah Al-Sistani

Ia juga menjelaskan bahwa dalam proses seleksi, sistem akan mengeluarkan semua NIK yang masuk daftar hitam.

Selain itu, kata dia, NIK tersebut juga akan diverifikasi terhadap data Dukcapil jika sudah terdaftar.

“Selama ini banyak orang yang gagal dalam proses verifikasi ini karena masuk dalam daftar larangan,” kata Louisa.

Pada kesempatan terpisah, kata Louisa, peserta tidak boleh terburu-buru mendaftar karena dinyatakan lulus atau gagal, belum ditentukan siapa yang akan mendaftar paling cepat.

Gelombang ini akan terbuka beberapa hari lagi, sehingga masyarakat tidak perlu terburu-buru hari ini, ujarnya kepada Kompas.com pada 4 Maret 2021.

Ia melanjutkan, proses seleksi dilakukan setelah gelombang ditutup.

“Jadi bukan berdasarkan siapa yang datang dulu, datang dulu,” ujarnya.[kompas.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *