60691668d33e8-696x464.jpg

Presiden Jokowi Kirim Bantuan ke Istri Terduga Teroris di Sukabumi yang Hidup Menderita

Diposting pada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan kepada S (25), istri terduga teroris melalui Kapolres Sukabumi, AKBP Lukman Syarif, pada Sabtu (3/4/2021).

Bantuan Presiden Jokowi diserahkan langsung kepada S di rumah kontrakannya di Desa Limbangan, Desa Cibodas, Kabupaten Bojonggenteng.

Lukman Syarif, Kapolres Sukabumi, AKBP menjelaskan pemberian bantuan ini berawal dari pemberitaan media online S.
Setelah suaminya ditangkap Densus 88 Anti Teror baru-baru ini, S harus menanggung beban bayi dan membayar cicilan bank.
“Berita dari media online itu dibacakan langsung oleh Presiden Jokowi,” jelas Lukman dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com, Sabtu.

Ia mengatakan, dalam penyaluran bantuan, Polres Sukabumi mendapat kepercayaan melalui jajaran kepresidenan untuk mengeluarkan surat perintah ganti rugi kepada S.
“Ini murni kemurahan hati dan tidak ada tujuan lain,” kata Lukman.

Lukman menuturkan, saat mendapat bantuan dari Presiden Jokowi, S terlihat senang karena keluhannya didengarkan oleh Presiden.

“Istri tersangka terlihat senang, Presiden Jokowi segera menanggapi pengaduannya sehingga beban keluarga sangat berkurang,” kata Lukman.

Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai.

Baca Juga :  Bobby Tegaskan Bakal Copot Kadis yang Tak Bisa Ikuti Sistem Kerjanya

“Surat perintah atau bantuan ini berupa santunan kepada istri tersangka teroris dalam bentuk uang.

Bantuan yang diberikan oleh Polres Sukabumi melalui Kapolsek dari jajaran kepresidenan adalah bantuan murni dan tidak ada tujuan lain, “kata Tribunnews.

Sebelumnya, tersangka teroris kembali ditangkap usai aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar alias BS yang ditangkap di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Kemudian, Senin sore, polisi menggeledah rumah BS di Desa Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Istri BS, S (25), menceritakan penangkapan suaminya. Karena sekarang dia harus menjaga dirinya sendiri untuk mengasuh dan menghidupi bayinya yang berusia 3 bulan. BS dan S telah menikah selama satu setengah tahun.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *