PWNU-DKI-696x382.jpg

PWNU DKI Kecam Aksi Penyerangan Pengikut Rizieq terhadap Polisi di Tol

Diposting pada

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta mengecam aksi penyerangan terhadap anggota Polri yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek.

PWNU Jakarta juga menyatakan sikap mengecam seluruh aktivitas maupun gerakan premanisme yang dilakukan oleh ormas terutama yang terjadi di jalan tol Jakarta Cikampek.

Yakni pada tindakan berupa penyerangan terhadap anggota polri sehingga menimbukkan bentrok fisik antara kedua belah pihak.

Karenanya, PWNU Jakarta mengeluarkan pernyataan sikap atas terjadinya bentrokan antara pihak aparat kepolisian dengan organisasi masyarakat di ruas tok Tol Jakrta Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Pernyataan sikap PWNU DKI Jakarta seperti dikitip pada akun Facebook Kang Darmo 7 Desember 2020 malam.

Ada lima butir penyataan sikap yang dibacakan dan telah ditandatangani oleh Ketua PWNU DKI Jakarta Syamsul Maarif dan Sekretaris Haji Mualif ZA.

Berikut pernyataan sikap PWNU DKI Jakarta terhadap bentrokan antara pihak aparat kepolisian dengan organisasi masyarakat pada 7 Desember 2020.

1. PWNU DKI Jakarta mengutuk semua bentuk kekerasan baik dalam bentuk fisik maupun intimidasi baik dalam pemberitaan di media massa dan media sosial yang dilakukan organisasi masyarakat di Jakarta.

Baca Juga :  Soal Kerumunan Jokowi, KH Masduki Baidlowi Tegaskan Pernyataan Anwar Abbas Bukan Pernyataan Resmi MUI

2. PWNU DKI Jakarta mengecam seluruh aktivitas maupun gerakan premanisme yang dilakukan oleh ormas terutama yang terjadi di jalan tol Jakarta Cikampek, berupa penyerangan terhadap anggota polri sehingga menimbukkan bentrok fisik antara kedua belah pihak

3. Mendukung sikap tegas polri dalam hal ini yang dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya dalam penindakan terhadap siapapun dalaam upaya penegakan hukum di Indonesa dengan tetap berpedoman pada prinsip justice before the law

4. Mengajak kepada semua stakehol der dan semua elemen bangsa terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jakarta agar dapat menciptakan suasana yang kondUsif dan tidak terprovokasi dan memprovokasi umat

5. Mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 dan terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibu Kota Jakarta.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *