quraish-Shihab-696x486.jpg

Quraish Shihab: Orang yang Melakukan Teror Mati Kafir

Diposting pada

Serangkaian teror kembali terjadi di Indonesia. Mulai dari bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar hingga bom di Marbes Polri, Selasa (31/3/2021).

Menurut ahli tafsir Alquran Quraish Shihab, terorisme adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh Islam. Ini karena aksi teror sangat merusak. Karena itu pasti akan merugikan banyak orang tak bersalah lainnya.

“Kami melihat teror bahwa korbannya adalah orang-orang yang tidak bersalah, korbannya anak-anak, korbannya adalah orang-orang yang perlu dilindungi,” ujarnya seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/1/2021).

Mantan menteri agama, kabinet pembangunan ke-7, menilai jihad sebenarnya berarti melindungi dan melestarikan. Itu tidak hanya merusak. Bagaimana menghancurkan masjid, gereja atau tempat ibadah lainnya.

“Bisa jadi yang melangsungkan teror mati sebagai kafir. Dia membunuh dan gagap, pembunuhannya dibenarkan oleh Tuhan. Padahal itu tidak dibenarkan oleh Tuhan,” kata Najwa Shihab saat siaran di kanal Youtube. .

Sebelumnya, bom bunuh diri di Makassar dilakukan oleh sepasang suami istri yang meledakkan diri di depan pintu masuk gereja. Empat hari setelah penyerangan di markas polisi.

Baca Juga :  Ibunda Felicia Colek Akun Jokowi soal Kaesang, Ngabalin: Tak Usah Bawa Ortu

Pelaku penyerangan Mabes Polri adalah seorang wanita berinisial ZA. Dia berani masuk ke halaman markas polisi sambil mengancam akan membawa senjata.

Aparat keamanan segera mengambil posisi dan melepaskan tembakan yang mengakibatkan tewasnya satu orang tertembak wanita yang diketahui berasal dari Jakarta Timur tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan tersangka teror berusia 25 tahun yang melakukan serangan teroris di Mabes Polri kemarin adalah ideologi ISIS radikal. Quraish Shihab percaya bahwa terorisme adalah tindakan yang sangat salah.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *