Renault Pakai 4 Dealer Mitsubishi Sebagai Bengkel Siaga Mudik 2019

Diposting pada

JAKARTA – Renault mempergunakan 4 dealer legal Mitsubishi sebagai bengkel siaga mudik 2019, melengkapi 4 bengkel 3S (sales, service, spare parts) mereka sendiri waktu ini yang masih Ada di kisaran Jabodetabek. Ada pula sebuah pos komando siaga di ruas tol arah Cirebon.

Merek asal Prancis ini, pada Rabu (29/5/2019) malam, Mempublikasikan program siaga mudik mereka berbekal 1 pos komando dan total delapan bengkel selama 31 Mei – 9 Juni. Pos komando siaga itu terletak di Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) KM 102.

“sesudah kami cari tahu dari pengalaman tahun-tahun lalu, Renault sudah pernah membikin bengkel siaga mudik Lebaran. Tetapi untuk pos komando siaga baru mulai tahun sekarang. Waktu ini kami baru membikin 1 pos komando. Dari hasil survei, kami membangunnya di tempat paling banyak dilewati yaitu Tol Cipali tepatnya Rest Tempat KM 102,” papar Sabung Priadi, After Sales Director PT. Maxindo Renault Indonesia (MRI) di Jakarta.

Sebagaimana dimaklumi, sebelumnya operasional Renault di Tanah Air ditangani oleh Indomobil Group. Tetapi, legal per Februari 2019, Nusantara Maxindo Group mengambil alih status agen tunggal pemegang merek (ATPM) dari Indomobil.

Lebih detail, di pos komando siaga, para konsumen Renault dapat melakukan pengecekan umum dan perbaikan ringan. Ada pula takjil, souvenir, serta bermacam informasi teranyar Masalah mereka.

Bengkel siaga mudik Lebaran dari Renault sendiri Turut mempergunakan jaringan dealer Maxindo Nusantara Group untuk merek Mitsubishi. Ini dapat terjadi karena di lingkup global Renault – Mitsubishi menjalin aliansi.

“Nusantara Maxindo Group itu menangani banyak merek. Salah satunya ialah Mitsubishi. Di 4 dealer Mitsubishi yang dipunyai Nusantara Maxindo di Medan, Minggu Baru, Bekasi, Cinere waktu ini jadi Renault Service Point. Jadi mereka dapat servis mobil-mobil Renault. Ini pun ikut kami jadikan bengkel siaga,” papar Davy J. Tuilan, Chief Operating Officer (COO) MRI.

Kesadaran Konsumen
Davy menerangkan, meski hitungan total konsumen mereka Waktu ini masih sedikit, pos komando maupun bengkel siaga Ialah bagian cara membangun awareness (kesadaran konsumen) di awal usaha membangkitkan kembali Renault di Indonesia. Ia Mengatakan dengan tegas 4 strategi kunci mereka di Indonesia ialah agressive mindset, agressive product, aggresive network, aggresive customer journey yang terdiri dari kemudahan proses jual-beli dan kelengkapan servis purnajual.

Karena itu juga, pada waktu bersamaan Renault juga Mempublikasikan program ‘Renault Easy Mobile Service’ dengan menghubungi 0800-1-Renault (0800 – 1 – 7362858). Melalui program ini, para teknisi dapat mendekati konsumen untuk pengecekan dan perawatan rutin dengan Renault Kwid yang telah ‘didandani’ sebagai mobil servisnya.

“Di mana-mana, mobil servis sudah biasa. Tetapi kami membikin sesuatu yang sedikit lebih unik yang kami tampilkan di luar. Targetnya nanti saban dealer Renault akan punya mobil servis ini untuk sokong Home Service. Jadi perlahan kami akan kembangkan kemudian juga diinginkan ini jadi customer journey lebih baik untuk membangun purnajual,” tambah Sabung. [Xan/Ari]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *