Respon-Tak-Lazim-Menteri-Saudi-kepada-Statemen-Biden-Terkait-Yaman.jpg
Berita

Respon Tak Lazim Menteri Saudi kepada Statemen Biden Terkait Yaman

Riyadh,Warta Batavia-Menteri Penasihat Urusan Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden AS soal Yaman.

Presiden AS Joe Biden menyatakan akan mengakhiri perang di Yaman. Ia menyebut perang Yaman sebagai “bencana strategis” dan mengatakan, ”Dukungan AS terhadap operasi militer di Yaman, termasuk penjualan senjata, akan diakhiri.”

AS sendiri telah memberikan dukungan kepada agresi Koalisi Saudi ke Yaman sejak 2015, yaitu saat Biden masih menjadi Wapres AS.

Al-Jubeir di laman Twitter-nya mencuit,”Pidato Presiden Biden sangat bersejarah! Ia menegaskan kerjasama dengan para sahabat dan sekutu untuk mengatasi konflik regional dan tantangan-tantangan.”

“Kami berharap kerjasama dengan para sahabat kami di AS untuk mengakhiri konflik dan menghadapi tantangan, seperti yang telah kami lakukan selama lebih dari 7 dekade,”imbuhnya.

Menteri Saudi ini mengklaim,”Negara-negara kami telah memberikan darah untuk membebaskan Kuwait dan memerangi al-Qaeda di Yaman serta ISIS di Suriah. Kami akan melanjutkan perlawanan terhadap musuh bersama kami.”

Klaim ini diutarakan di saat Tentara dan Komite Rakyat Yaman berkali-kali mengumumkan, anasir al-Qaeda bekerjasama dengan Koalisi Saudi.

Baca Juga :  [Berita Gambar] Hamas: Perjuangan Bersenjata Satu-Satunya Cara untuk Menghadapi ‘Musuh Zionis’

Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree sebelum ini pernah menyatakan, 70 tawanan dari Koalisi Saudi yang ditangkap Yaman adalah bagian dari al-Qaeda. (af/alalam)

Baca Juga:

Biden Nyatakan akan Hentikan Dukungan kepada Perang Yaman, Ini Tanggapan Ansarullah, Saudi, dan UEA

Saudi dan UEA Upayakan Perbaikan Hubungan dengan Turki, Ikhwanul Muslimin Tetap Dipersoalkan  

link sumber

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *