Rezim-rezim-Arab-Pelaku-Normalisasi-Anggap-Bangsa-Palestina-sebagai-Musuh.jpg

Rezim-rezim Arab Pelaku Normalisasi Anggap Bangsa Palestina sebagai Musuh

Diposting pada

Gaza, Warta Batavia– Bertanggung jawab atas hubungan politik Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Maher al-Tahir mengkritik sikap negara-negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

“Kami berurusan dengan rezim Arab yang melihat rezim Zionis sebagai sekutu mereka dan rakyat Palestina sebagai musuh mereka,” kata al-Tahir kepada al-Mayadeen.

Menurut al-Tahir, negara-negara Arab tidak hanya cukup untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, bahkan telah memasuki fase aliansi dengan Tel Aviv.

Dia menekankan bahwa Front Pembebasan Rakyat Palestina percaya bahwa imperialisme dunia, kolonialisme, rezim Zionis, dan rezim Arab adalah musuh rakyat Palestina.

Di bagian lain wawancaranya, al-Tahir berbicara tentang pemilu di Palestina. Dia mengatakan dialog antara kelompok Palestina masih berlangsung.

“Jika kami mencapai visi politik dan kesepakatan yang jelas tentang daftar kelompok kiri dan demokrasi, kami akan membentuk aliansi,” katanya.

Al-Tahir berpendapat bahwa penyelesaian sengketa di Palestina dimulai dari dalam PLO, bukan dari pemilu. Dia prihatin bahwa tujuan utama pemilu adalah untuk bernegosiasi dengan rezim Zionis.

Baca Juga :  Viral! Inilah 3 Status Tersangka Rizieq Shihab di 3 Kasus yang Berbeda

Dua hari lalu, Bahrain, salah satu negara Arab dalam proses normalisasi, membuat marah rakyat Palestina. Kemarahan ini dipicu oleh keengganan Bahrain untuk menerima resolusi anti-Israel di Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Warga Palestina marah karena beberapa negara Eropa, yang bukan negara Muslim, justru mendukung resolusi tersebut. (af / fars)

Baca juga:

Sekali lagi, kapal Israel dilaporkan menerima serangan rudal Iran

Terminal minyak Saudi terbakar akibat serangan di Yaman

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *