Rusia-Tak-Berencana-Bentuk-Koalisi-Militer-dengan-China.jpg

Rusia Tak Berencana Bentuk Koalisi Militer dengan China

Diposting pada

Moskow, Warta Batavia-Menlu Rusia Sergey Lavrov menekankan bahwa Rusia dan China tidak perlu membentuk aliansi militer seperti NATO.

“Orang sering menyebarkan rumor tentang pembentukan aliansi militer antara Rusia dan China. Menimbang bahwa dalam salah satu kesepakatan tingkat tinggi antara kedua negara disebutkan bahwa hubungan Rusia-China bukanlah hubungan militer. Moskow dan Beijing tidak mencari target seperti ini, “kata Lavrov dalam wawancara dengan televisi Saluran 1 Rusia.

Menteri luar negeri Rusia mengatakan Moskow siap untuk bernegosiasi dengan Uni Eropa mengenai serangkaian kritik terhadap Rusia.

Lavrov memperingatkan bahwa Rusia dan Uni Eropa tidak akan dibangun dalam waktu dekat. Karena sebelum Ukraina berganti pemerintahan pada 2014, Rusia dan Uni Eropa mengadakan pertemuan di tingkat kepala negara dua kali dalam setahun.

Hubungan Rusia-UE sekarang telah runtuh seminimal mungkin. Lavrov sendiri berpendapat bahwa Moskow tidak bertanggung jawab atas hubungan yang rusak ini.

Menteri luar negeri Rusia kemudian mengisyaratkan penghinaan Presiden AS Joe Biden terhadap Presiden Vladimir Putin. Dia berkata: “Tanggapan Putin terhadap pernyataan Biden bersifat diplomatis dan berbau sarkasme.”

Baca Juga :  Pasca Teror atas Fakhrizadeh, Tentara AS Tingkatkan Level Kesiagaan

“Kami prihatin bahwa Amerika Serikat telah menolak tawaran Putin untuk berdialog langsung dengan Biden,” lanjut Lavrov.

“Saya tegaskan bahwa pernyataan Biden sangat menjijikkan dan tidak bisa diterima,” ujarnya. (af / alalam)

Baca juga:

Beginilah cara Putin menanggapi penghinaan Biden terhadap dirinya sendiri

Saree: Yaman telah meluncurkan serangan drone ke pangkalan Raja Saudi Khalid

Rusia tidak memiliki rencana untuk membentuk koalisi militer dengan China

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *