RUU Cipta Kerja Menguntungkan Pekerja – Aspiratif News

RUU Cipta Kerja Menguntungkan Buruh - Warta Batavia
Views: 1045
Read Time:2 Minute, 56 Second

RUU Cipta Kerja Menguntungkan Pekerja – Aspiratif News

PENGAMAT ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof. Muhammad Handry Imansyah menilai RUU Cipta Kerja bukan cuma menguntungkan Pebisnis, tetapi juga pekerja dan seluruh rakyat Indonesia. 

“RUU Cipta Kerja bukan cuma untungkan Pebisnis, tapi buruh dan seluruh rakyat Indonesia juga diuntungkan,” ujar Handry, Kamis (16/7) waktu memberikan pandangan Soal hal RUU Cipta Kerja yang waktu ini berpolemik.

Handry menerangkan RUU Cipta Kerja dapat jadi jalan keluar atas permasalahan yang ada akibat pandemi covid-19 ialah meningkatnya hitungan total pengangguran. menurutnya, pemerintah Penting menumbuhkan kembali investasi baru untuk penciptaan lapangan kerja serta peningkatan sumber daya manusia. 

“UU Cipta Kerja dapat jadi jalan keluar permasalahan ini, UU ini  jadi kepastian hukum bagi semua pemangku kepentingan,” jelasnya. 

Handry juga menjelaskan dengan tegas RUU ini wajib sesegera mungkin disahkan sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi daerah pulih kembali.

“Bagi saya UU Cipta Kerja Ialah Peluang bagi terciptanya lapangan kerja baru yang pada akhirnya dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

READ  16 jema’ah Haji Meninggal Dunia di Mina

Di sisi lain pertumbuhan produktivitas Indonesia amat lambat nyaris di sektor-sektor di mana negara-negara lain malah unggul. Dari 2010-2014, bahkan cuma beberapa bagian seperti garmen, karet, dan plastik yang produktivitasnya dapat bersaing. Ini jadi permasalahan tersendiri dihadapi. Sementara berdasar data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kalsel waktu ini ada belasan ribu pekerja di Kalimantan Selatan dirumahkan dan di-PHK selama masa pandemi covid-19. 

baca juga: Nasib 60 Juta UMKM Mengandalkan pada RUU Cipta Kerja

“Dari data yang masuk sampai sekarang Ada 52 perusahaan yang telah merumahkan karyawannya dengan hitungan total 2.829 orang,” ujar Kepala Dinas Nakertrans Kalsel,  Siswansyah.

Bagian UMKM ada 2.141 orang, industri kecil menengah berjumlah 1.191 orang dan bagian informal sebanyak 3.455 orang serta buruh lepas menduduki hitungan total paling banyak ialah 10.200 orang. (OL-3)

BACA JUGA :   Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Targetkan 10.000 Tes PCR Per Hari

#Akhiri Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi support@dable.io (end in-article) –>

READ  Ramadhan Berbagi ala Sanggar Kahuripan Solo - Aspiratif News


RUU Cipta Kerja Menguntungkan Buruh – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *