Juli 9, 2020

ASPIRATIF

Aspiratif Situs Web Berbagi Aspirasi dan Berita Indonesia Terkini, Update Setiap Hari ….

Sarung Nahdliyyin Mesti Miliki Daya Saing Tinggi – Aspiratif News

9 Views
Read Time:1 Minute, 51 Second

Sarung Nahdliyyin Mesti Miliki Daya Saing Tinggi – Aspiratif News

Semarang, Aspiratif News 

Kualitas ‘sarung nahdliyyin’ yang diproduksi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan mesti mempunyai nilai kompetitif yang tinggi sehingga sanggup bersaing dengan kompetitornya di pasaran.

 

Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah H Hudallah Ridwan Naim optimis produk sarung nahdliyyin terjamin kualitasnya sehingga sanggup mempertahankan sekaligus merebut kepercayaan konsumen khususnya di kalangan Nahdliyyin.

 

“Warga NU itu pangsa pasar Utama produk sarung. Kalau dapat membina kepercayaan pasar, maka produsen akan menguasai konsumen yang fanatik dan tidak mudah beralih ke merek lain,” kata Gus Huda ke Aspiratif News di Semarang, Selasa (30/6).

 

Dikatakan, PWNU Jawa Tengah menyokong kreativitas PCNU Kota Pekalongan dalam usaha memotivasi tumbuhnya usaha produksi sarung nahdliyyin yang sebagian besar konsumennya ialah masarakat NU di bermacam belahan dunia.

 

“Langkah terobosan NU Pekalongan yang tiada henti berinovasi dalam mengembangkan usaha produksi sarung  ini mesti Disokong masarakat NU di manapun Ada,” tegasnya.

 

Kecuali itu lanjutnya, produsen sarung nahdliyyin di Pekalongan hendaknya selain memperhatikan kualitas produk jangan lupa dalam mematok harga juga mesti kompetitif sehingga dapat terjangkau oleh kalangan nahdliyin.

 

Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh (kanan) sokong PCNU Kota Pekalongan kembangkan ‘sarung nahdliyyin’ (Foto: Aspiratif News/Samsul Huda)

 

“Brand sarung nahdliyyin sebenarnya mempunyai nilai dan daya untuk menumbuhkan loyalitas konsumen ke produk, karena itulah pengurus NU Penting memediasi agar muncul ghirah sinergitas tinggi antara produsen dan konsumen yang muaranya untuk kebesaran NU dan nahdliyin,” ucapnya.

 

Perekonomian yang kian melambat ini lanjutnya, mesti dipakai untuk  saling memberi masukan sehingga dapat sama-sama saling menguatkan. Keterbukaan  produsen untuk menerima masukan Penting diimbangi loyalitas konsumen.

 

“Mari sesama nahdliyin saling menguatkan. Kami mengajak masarakat NU mempergunakan produknya sendiri, wis wayahe mengkonsumsi punya sendiri,” ujarnya.

 

Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh menerangkan, sebagai bentuk implementasi keberpihakan ke produk masarakat NU, semenjak beberapa tahun lalu dirinya berbarengan pimpinan NU dan pengasuh pesantren mengenakan sarung batik produksi Nahdliyin.

 

“Alhamdulillah pilihan ini ditiru oleh masarakat NU. Dari hari ke hari saya melihat orang NU yang bersarung batik produksi NU kian banyak. Terobosan NU Kota Pekalongan kami sokong sepenuhnya, selain dapat menggerakkan bagian riil sekaligus menumbuhkan loyalitas pada organisasi,” pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda

Editor: Abdul Muiz 

 

Sarung Nahdliyyin Mesti Miliki Daya Saing Tinggi – Aspiratif News

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %