Saudi-Jelaskan-Pendiriannya-Mengenai-Normalisasi-Hubungan-dengan-Israel.jpg

Saudi Jelaskan Pendiriannya Mengenai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Diposting pada

Riyadh, Warta Batavia – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir mengatakan negaranya masih memegang posisi bahwa normalisasi hubungan Saudi dengan Israel tidak dapat dilanjutkan sampai kesepakatan damai tercapai antara Israel dan Palestina.

“Posisi kami dalam konflik Israel-Palestina jelas dan terletak pada fakta bahwa kami menginginkan solusi dua negara berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait, dengan asumsi bahwa negara Palestina dan negara Israel hidup berdampingan secara damai. Dan dengan aman. Ini posisi kami, ”jelas Al-Juber dalam wawancara dengan Berita dalam bahasa Arab, Jumat (19/3).

Dia juga menjelaskan: “Kami percaya kami adalah bagian penting dalam menjaga dunia Arab menjauh dari tiga poin penolakan yang ditahbiskan di Khartoum pada tahun 1967 dan dengan menyatakan ‘tidak untuk negosiasi, tidak ada pengakuan dan tidak ada perdamaian’, melalui inisiatif almarhum. Raja Fahd, yang terdiri dari delapan poin pada pertemuan puncak Arab di kota Fes, Maroko, pada awal 1980-an, ketika orang Arab pada dasarnya mengadopsi dan menuntut solusi negara dunia. ”

Baca Juga :  11 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp135 Triliun Rampung Tahun Ini

Al-Juber menambahkan: “Selanjutnya, pada KTT Liga Arab di Beirut pada tahun 2002, Riyadh mengusulkan Inisiatif Perdamaian Arab yang menyerukan perdamaian, pengakuan dan normalisasi hubungan, dan semua pihak yang terlibat adalah lingkungan yang harmonis, dan di mana komunitas itu berada. berdasarkan. Ini masih yang kami perjuangkan. ”

Adapun normalisasi hubungan antara sejumlah negara Arab dan Israel, Al-Jubeir mengatakan itu keputusan mereka sebagai negara berdaulat, jadi terserah mereka.

Seperti diketahui, empat negara Arab, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko telah mencapai kesepakatan dengan Israel untuk menormalisasi hubungan antara kecurigaan kuat bahwa Arab Saudi akan melakukan hal serupa, apalagi Arab Saudi telah masuk secara diam-diam. hubungan dengan Israel, Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman di kota Neom. (mm / rt)

Baca juga:

Arab Saudi mengatakan semua rudal dan drone yang menghantam Arab Saudi diproduksi di Iran

Ansarullah Gempur Aramco di Riyadh, kilang minyak Saudi terbakar

Baca Juga :  Habib Rizieq Tersangka, Dijerat Pasal Hasutan dan Melawan Petugas

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *