Saudi-Minta-Jadi-‘Partisipan-Utama-dalam-Tiap-Perundingan-JCPOA.jpg
Berita

Saudi Minta Jadi ‘Partisipan Utama’ dalam Tiap Perundingan JCPOA

Riyadh,Warta Batavia-Kabinet Pemerintahan Saudi dalam pertemuan Selasa malam (9/2) yang dipimpin Raja Salman kembali menunjukkan sikap anti-Irannya. Kabinet Saudi menyebut aktivitas-aktivitas Iran di Kawasan sebagai ancaman dan mengklaim,”Negara-negara yang paling terancam oleh Iran harus menjadi pihak utama dalam tiap perundingan internasional terkait kesepakatan nuklir Iran.”

Tanpa menyinggung kejahatan di Asia Barat, mulai dari Yaman hingga Irak dan Suriah, Kabinet Saudi menuding Iran melakukan “aksi-aksi mengancam” di Kawasan. Saudi pun meminta masyarakat dunia terlibat untuk “mencegah ancaman-ancaman ini.”

Sebelum ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam wawancara dengan stasiun televisi Saudi mengklaim, Riyadh harus menjadi bagian dalam kesepakatan apa pun dengan Iran.

“Kita tidak boleh mengulang kesalahan yang terjadi pada 2015, yaitu tidak menyertakan negara-negara di Kawasan dalam kesepakatan dengan Iran,”ujar Macron.

Di pihak lain, Jubir Uni Eropa Peter Stano menyebut statemen Macron ini sebagai “sikap pribadi.” Ia menegaskan bahwa Uni Eropa masih berkomitmen pada JCPOA saat ini.

“Pernyataan Macron tak ada kaitannya dengan kebijakan bersama Uni Eropa. Sebagai mediator utama kesepakatan nuklir di tahun 2015, Uni Eropa menegaskan bahwa JPOCA harus tetap dipertahankan,”kata Stano. (af/alalam)

Baca Juga :  WALHI: Penyebab Banjir Kalsel Bukan Hujan, Tapi Sawit dan Tambang

Baca Juga:

Siapa yang Harus Memenuhi Komitmennya di JCPOA, Iran atau AS?

Pemerintahan Biden Ngotot Ajukan Syarat-syarat Tak Berdasar kepada Iran

link sumber

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *