mensos-serahkan-diri-ke-kpk-1_169.jpeg

Serahkan Diri, Menteri Sosial Juliari Batubara Masih Diperiksa KPK

Diposting pada

Menteri Sosial Juliari Batubara telah menyerahkan diri ke KPK usai ditetapkan sebagai tersangka suap bantuan Corona. Juliari saat ini sedang diperiksa penyidik KPK.

“Iya benar, masih diperiksa tim penyidik,” kata juru bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Ali menyebut Juliari Batubara menyerahkan diri dini hari tadi. Juliari tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 02.50 WIB.

“Tersangka JBP menyerahkan diri ke KPK hari Minggu tanggal 6 Desember 2020 sekitar jam 02.50 WIB dini hari,” kata dia.

Sementara itu, detikcom memantau Juliari Batubara tiba di Gedung KPK dengan santai dia berjalan ke pintu masuk KPK.

Tak ada yang menonjol saat Juliari masuk ke Gedung KPK. Juliari tampak menggunakan baju berwarna hitam, masker hitam dan mengenakan topi.

Tangan Juliari juga tidak diborgol. Juliari kemudian menaiki tangga gedung KPK. Di tangga dia sempat melambaikan tangan kepada awak media. Namun tak ada kata yang diucapkan.

KPK telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus korupsi bansos Corona. 3 orang tersangka kemudian ditahan di rutan KPK.

Baca Juga :  Polisi Kejar Pembuat Hoaks Kasdim 0817 Gresik Wafat Usai Divaksin COVID-19

“Saudara MJS ditahan di rutan KPK cabang Gedung Merah Putih. Kedua saudara AIM ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Yang ketiga saudara HS ditahan di Rutan KPK Kavling C1,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam pernyataan pers di Gedung Merah Putih KPK, Minggu (6/12).

Sebelum menyerahkan diri, KPK sempat meminta Juliari untuk bersikap kooperatif. KPK juga meminta kepada 1 tersangka lainnya menyerahkan diri.

“KPK terus berusaha sampai detik-detik ini melakukan pencarian kepada para tersangka yang belum berada di KPK. Karenanya, KPK memerintahkan kepada kita semua untuk segera untuk kita lakukan pencarian terhadap para tersangka, dan kami imbau, kami minta kepada para tersangka saudara JPB dan AW untuk kooperatif dan segera mungkin menyerahkan diri ke KPK,” katanya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *