Pengancam-Mahfud-MD-696x522.jpeg

Serahkan Diri, Pria Pengancam Gorok Mahfud MD Ditahan di Polda Jatim

Diposting pada
Turmudi Badrutamam yang membuat video ancaman cakaran Mahfud Md (Foto: Dok. Subdit V Cyber ​​Ditreskrimsus Polda Jawa Timur)

Turmudi Badrutamam (37), tersangka yang merekam video ancaman penyerangan Menko Polhukam Mahfud Md, menyerah. Saat ini, pria berusia 37 tahun itu ditahan di Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Wildan Albert mengatakan, setelah menyerahkan diri ke Pendopo Kabupaten Sampang, pelaku langsung dibawa ke Polda Jatim. Sesampainya di Polda, Turmudi langsung menjalani serangkaian tes.

“Dia muncul di pendopo Bupati Sampang sekitar tengah hari. Lalu sore harinya langsung dibawa kesini. Sampai Polda kehabisan Isya tadi malam, ”kata Wildan kepada detikcom, Selasa (9/3/2021).

“Kami segera mengusut tuntas dan memperebutkan kasus tersebut. Status tersangka tadi siang pukul 13.00 WIB,” imbuh Wildan.

Wildan melanjutkan, setelah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya akan membebaskan Turmudi pekan depan. Pelepasan tersangka terkait perannya sebagai pembuat video Mahfud Md.

“Iya nanti keluarnya, mungkin Senin depan. Karena Rabu, Kamis, besok libur Isra Miraj,” kata Wildan.

Sebelumnya, polisi telah menangkap empat tersangka yang menyebarkan video ujaran kebencian yang mengancam akan memenggal kepala Menko Polhukam Mahfud Md jika kembali ke Pamekasan, Madura.

Baca Juga :  KKP di Era Trenggono: Tangkap 67 Kapal Pencuri Ikan, 26 Ditenggelamka

Saat itu, Direktur Reserse Kriminal dan Kriminal Polda Jatim, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengatakan kelompoknya sedang mencari seseorang dalam video bertajuk “Peringatan Ketat Orang Madura kepada Mahfud MD Penghinaan terhadap Habib Rizieq” di akun tersebut. YouTube l Luar Biasa Pasuruan.

“Siapa sih yang ngomongin konten yang kita cari sudah sampai sejauh ini,” kata Gidion di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (13/12/2020).

Saat itu, Gidion meminta pelaku menyerahkan diri kepada polisi. “Jika dia sadar dia melakukan kesalahan dia akan menyerah, tapi jika dia melakukan kesalahan itu berarti dia melakukannya dengan sengaja,” tambahnya.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *