Serangan-Teror-di-Wina-Disambut-Gembira-Para-Pendukung-ISIS.jpg

Serangan Teror di Wina Disambut Gembira Para Pendukung ISIS

Diposting pada

Para Pendukung ISIS Sambut Gembira Serangan Teror di Enam Lokasi di Wina

WINA – Serangan teror di enam lokasi di Wina, Austria, pada Senin malam, disambut gembira oleh Para pendukung kelompok ISIS. Mereka menyebut serangan itu sebagai pembalasan atas campur-tangan Austria dalam operasi militer anti-ISIS yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Sambutan para pendukung kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria), kelompok yang sudah berganti nama menjadi Islamic State (IS) bertebaran di internet dan dipantau SITE Intelligence Group, sebuah perusahaan Amerika yang mengawasi aktivitas online para ekstremis.

“Para pendukung Daesh gembira saat menggambarkan pelakunya sebagai singa dan menegaskan bahwa serangan Wina adalah bagian dari undang-undang Austria berutang atas keterlibatannya dalam koalisi pimpinan AS yang memerangi kelompok teroris Daesh,” kata SITE, yang menggunakan nama Daesh untuk ISIS, Selasa (3/11/2020).

Serangan di Wina dilaporkan melibatkan sekitar tujuh pria bersenjata. Dua orang tewas, termasuk pelaku, dan 15 orang lainnya terluka.

Polisi Austria telah melakukan penyelidikan besar-besaran terhadap apa yang disebut Kanselir Sebastian Kurz sebagai “serangan teroris yang mengerikan”.

Baca Juga :  Prancis Akan Usir 231 Warga Asing Radikal, Buntut Guru Dipenggal

Menurut Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer, setidaknya satu penyerang masih buron, sementara yang lain ditembak. Laporan media lokal menyebut salah satu pelaku mengenakan sabuk peledak.

Tak lama setelah serangan itu, para pemimpin negara termasuk Rusia, Kanada, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, dan banyak lainnya, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Austria.

Pembentukan koalisi pimpinan AS melawan ISIS diumumkan pada 2014, dan itu mencakup lusinan negara, termasuk Austria. Koalisi memulai operasi militernya melawan kelompok teroris di Irak dengan berkoordinasi dengan para pejabat Irak, tetapi operasi di Suriah tidak diizinkan oleh pemerintah Suriah atau pun Dewan Keamanan PBB. (*)

Serangan Teror di Wina Disambut Gembira Para Pendukung ISIS

Serangan Teror di Wina Disambut Gembira Para Pendukung ISIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *