Connect with us

Edukasi

SIMAK! 8 Ciri-ciri Planet Venus

Published

on

JAKARTA, ASPIRATIF.com – Planet di tata surya yang kita ketahui ada 8, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius. Venus berasal dari nama dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi romawi. Planet Venus memiliki julukan lainnya, yaitu bintang kejora atau bintang fajar. Hal ini dikarenakan, Venus akan terlihat sangat terang saat fajar pagi dan sore hari meskipun dilihat tanpa teropong.

Planet Venus terlihat seperti bintang karena memiliki lapisan atmosfer yang mampu memantulkan sinar matahari. Meskipun bukan planet yang terdekat dengan matahari, planet Venus adalah planet terpanas yang ada di tata surya. Planet Venus memiliki suhu hingga mencapai 470 derajat celcius. Venus terlihat seperti planet yang aktif. Planet ini memiliki pegunungan dan gunung berapi. Venus memiliki ukuran yang mirip dengan bumi, namun bumi berukuran sedikit lebih besar.

Mengutip melalui Nasa, Venus tidak seperti planet lainnya, karena berputar berlawanan arah dengan Bumi dan sebagian besar planet lainnya. Venus berotasi secara terbalik, sehingga Matahari terbit dari sebelah Barat dan terbenam di Timur. Sama seperti Merkurius, Venus tidak memiliki bulan. Planet Venus juga tidak memiliki cincin dan satelit. Venus berjarak 108,2 juta km dari matahari.

Berikut ini ciri-ciri dari planet Venus dikutip dari Detikcom

Advertisement

Ciri-ciri Planet Venus

1. Planet Terpanas di Tata Surya
Mengutip melalui buku berjudul Buku Tematik Terpadu: Menjelajah Angkasa Luar (2021) Venus adalah planet kedua dari Matahari, namun lebih panas daripada Merkurius. Planet Venus memiliki suhu sekitar 470 derajat celcius. Detikers pasti penasaran, kenapa bisa Venus planet terpanas padahal bukan planet terdekat dari Matahari? Ini dikarenakan, atmosfer yang ada pada Venus sangat tebal dan terdiri dari gas rumah kaca seperti karbon dioksida.

Gas-gas rumah kaca memungkinkan energi panas dari Matahari melintas ke permukaan Venus. Panas kemudian akan dipantulkan dan bergerak kembali ke angkasa, tapi gas-gas tersebut memerangkap panas, sehingga tidak bisa keluar dan menghangatkan atmosfer. Hal serupa terjadi di Bumi, di mana sering dikaitkan dengan pemanasan global. Selain itu, di Venus memiliki jejak nitrogen dan awan yang ada di Venus terbuat dari asam sulfat.

See also  12 Daftar Obat Tradisional Yang Diwanti-wanti BPOM RI

2. Topografi
Planet Venus memiliki pegunungan dan gunung berapi. Dikutip melalui Science On Sphere, sebagian besar dari Venus tertutup oleh dataran yang bergulung-gulung. Sekitar 80% permukaan Venus terdiri dari daratan vulkanik, dengan 70% nya merupakan daratan bubungan berkerut, dan 10% nya adalah daratan halus berlekuk. Sisa 20% nya adalah dua benua dataran tinggi, dengan masing-masing berada di belahan utara dan selatan.

Benua pertama disebut Ishtar Terra yang terletak di belahan Bumi Utara seukuran Australia. Titik tertinggi di Venus, yaitu gunung Maxwell Montes terletak di Ishtar Terra. Benua kedua disebut Aphrodite Terra, terletak di sepanjang garis khatulistiwa dan memiliki ukuran sebesar Amerika Selatan.

Advertisement

Permukaan dari Venus secara geologis masih relatif muda, yakni berusia sekitar 300 hingga 500 juta tahun. Sekitar 90% permukaan Venus tampak seperti lava basal yang mengeras. Venus memiliki lebih dari 1000 gunung berapi.

3. Rotasi Berlawanan
Planet Venus berotasi secara berlawanan. Itulah yang menyebabkan, Matahari terbit di sebelah barat, dan terbenam di sebelah timur. Garis khatulistiwa pada planet Venus bisa menjadi alasan mengapa planet Venus sangat lambat dalam berotasi. Garis khatulistiwanya yakni memiliki kecepatan 65 km/h. Hal ini memperlambat 6,5 menit per hari rotasi Venus terhadap matahari.

Rotasi Venus sangat lambat yakni membutuhkan 234 hari di Bumi untuk berputar satu kali putaran. Karena Venus jaraknya dekat dengan matahari, satu tahun di Venus berlalu sangat cepat. Venus membutuhkan 225 hari di Bumi untuk mengelilingi matahari.

Ini artinya, satu hari di Venus sedikit lebih lama daripada satu tahun di Venus. Di Bumi, Matahari terbit dan terbenam satu kali setiap hari, namun di Venus, matahari terbit setiap 117 hari di Bumi. Itu artinya, matahari terbit dua kali dalam satu tahun di Venus.

See also  Kuatkan Literasi Digital, Menkominfo Realisasikan Program LAN

4. Orbit Planet Venus
Dikutip melalui Nasa, orbit adalah suatu jalur yang berulang secara teratur, di mana suatu objek mengelilingi objek yang lainnya. Planet Venus memiliki orbit terlambat yang ada pada tata surya. Periode orbitnya yakni, 224,65 hari dari planet Bumi.

Advertisement

Bentuk orbit Planet Venus terhadap matahari yaitu bulat, berbeda dengan planet lainnya yang berbentuk elips. Hal ini dikarenakan, planet Venus memiliki eksentrisitas yang lebih rendah dibanding planet lainnya, yaitu 0,01. Angka 0 pada eksentrisitas menunjukkan lingkaran sempurna, dan lebih dari 0 menunjukkan parabola.

5. Iklim dan Atmosfer Venus
Planet Venus memiliki massa atmosfer yang lebih besar dari bumi yaitu 93 kali lebih besar. Atmosfer di Venus terdiri dari CO2 dan awan yang berasal dari asam sulfat sehingga menghasilkan efek rumah kaca terkuat yang pernah ada di tata surya. Dikutip melalui laman Astronomy, Venus kemungkinan besar memiliki iklim yang sama dengan di Bumi.

Kemungkinan, Venus memiliki lautan, hujan, bahkan salju. Namun, kurang dari satu miliar tahun yang lalu, iklim yang ada di Venus berubah secara dramatis karena efek dari rumah kaca. Periode vulkanisme yang intensif memompa cukup banyak karbon dioksida ke atmosfer, menyebabkan adanya peristiwa perubahan iklim yang besar.

6. Struktur dalam Planet Venus
Menurut Nasa, apabila kita membelah planet Venus dan Bumi menjadi dua, dari kutub ke kutub, dan meletakkannya berdampingan, kedua planet tersebut akan terlihat sangat mirip. Setiap planet mempunyai inti besi yang diselimuti oleh batuan panas. Di kedua planet ini, kulit tipis ini berubah bentuk dan kadang-kadang meletus menjadi gunung berapi sebagai respon terhadap pasang surutnya panas dan tekanan di bawahnya.

Di Bumi, pergerakan benua yang lambat selama ribuan dan jutaan tahun akan membentuk kembali permukaanya, nah proses ini dinamakan dengan lempeng tektonik. Pada awal sejarahnya, Venus juga memiliki hal serupa. Namun saat ini, di Venus sedang berlangsung proses subduksi, yaitu pergeseran satu lempeng benua ke bawah lempeng benua lainnya. Subduksi diyakini sebagai langkah pertama dalam menciptakan lempeng tektonik.

Advertisement

7. Medan Magnet Planet Venus
Meskipun Venus memiliki ukuran yang mirip dengan Bumi, dan inti besinya pun sama, namun planet Venus tidak memiliki medan magnet yang dihasilkan secara internal. Venus memiliki medan magnet yang lemah, karena, pada tahun 1967, Venera 4 menemukan bahwa medan magnet di planet Venus dihasilkan dari ionosfer dengan angin matahari.

See also  CEK! Jumlah Penduduk Miskin Di Indonesia

Venus mempunyai medan magnet yang diinduksi. Medan magnet yang diinduksi ini menyelimuti planet dan berbentuk seperti tetesan air mata yang memanjang, atau berbentuk seperti ekor komet, ketika angin matahari bertiup melewati Venus dan keluar ke tata surya.

8. Tekanan Cukup Ekstrem
Tekanan di permukaan planet Venus, 92 kali lebih besar daripada tekanan di permukaan planet Bumi. Tekanan ini sebanding dengan samudra sedalam 1 kilometer di Bumi. Untuk memudahkan detikers memahaminya, coba bayangkan lebih dari 600 kilogram benda bertumpu pada tubuh kamu, ini sama saja seperti jempaki kamu tertindih dengan mobil.

Cara lain untuk membayangkan tekanan atmosfer adalah dengan membayangkan berada satu kilometer (sekitar 0,6 mil) di bawah air, dengan semua air yang menekan kamu. Seperti contohnya, seseorang yang melakukan sebuah misi untuk menjelajahi kedalaman lautan, biasanya akan menggunakan kapal selam khusus yang berfungsi untuk menahan tekanan.

Penyelam yang tidak terlindungi tidak akan bertahan, dan tidak dapat menghirup oksigen dari tangki mereka karena semua tekanan yang menekan dada mereka. Berdiri di permukaan Venus, pada dasarnya terasa seperti kamu akan terhimpit oleh massa atmosfer yang ada di atas kamu.

Advertisement

Melalui penjelasan di atas, bisa disimpulkan, bahwa ciri-ciri planet Venus, yaitu planet terpanas, topografinya, rotasi yang berlawanan, orbit terlambat, iklim dan atmosfer Venus yang lebih besar dari Bumi, struktur dalam planet yang unik, medan magnet yang lemah, dan tekanan yang ekstrem. Semoga bermanfaat!

Source: Detikcom
Dok: iStockphoto

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *