Connect with us

Edukasi

SIMAK! Efek Samping Sering Minum Lemon Tea

Published

on

PANDEGLANG, ASPIRATIF.com – Asam segar teh dicampur perasan lemon paling enak untuk melepas dahaga. Ternyata tak banyak yang mengetahui bahwa teh lemon juga memiliki efek samping.

Minum teh menjadi salah satu cara menyegarkan tenggorokan dan menghangatkan tubuh selain kopi. Teh juga dikenal memiliki berbagai komponen aktif alami yang dapat menyehatkan tubuh.

Selain dikonsumsi secara murni, teh juga dapat diracik dengan berbagai bahan-bahan untuk menambah segar rasanya. Salah satu yang paling sering digunakan sebagai campuran teh misalnya perasan jeruk lemon.

Teh lemon atau lemon tea ini memiliki rasa asam segar yang akan semakin lengkap jika diseruput setelah didinginkan. Ternyata teh lemon yang menyegarkan ini tidak hanya memiliki khasiat tetapi juga efek samping yang perlu diperhatikan.

Advertisement

1. Kerusakan gigi
Penambahan perasan jeruk lemon ke dalam segelas teh dapat meningkatkan kadar asam teh yang akan diminum. Walaupun alami tetapi asam yang terlalu tinggi tetap akan bersifat korosif termasuk pada anggota tubuh.

Orang yang terlalu sering konsumsi teh lemon akan mengalami gejala gangguan berupa kerusakan enamel atau disebut juga erosi pada gigi. Kondisi ini akan membuat lapisan enamel gigi menipis dan gigi menjadi lebih sensitif.

2. GERD
Konsumsi teh lemon yang asam dapat mengganggu keseimbangan pH di dalam tubuh dan saluran pencernaan. Ketika masuk ke dalam rongga perut, makanan dan minuman yang asam seperti teh lemon ini dapat memicu produksi asam lambung.

Asam lambung yang diproduksi secara berlebihan dapat membanjiri rongga perut dan rasa yang ditimbulkan seolah membakar jantung hingga tenggorokan. Jika didiamkan, gejala ini akan berubah menjadi GERD yang mengganggu.

3. Dehidrasi
Pada beberapa kondisi ekstrem, lemon tidak hanya berperan sebagai sumber vitamin C tetapi juga diuretik. Hal ini menyebabkan lemon akan memicu pembuangan air kecil terus menerus dan menguras cairan tubuh untuk keluar.

Advertisement

Hasilnya tubuh akan mengalami dehidrasi yang wajib diwaspadai dan harus segera diatasi jika sudah dirasakan tanda-tandanya. Selain itu teh lemon juga tidak disarankan dikonsumsi setelah olahraga karena tidak efektif untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh.

See also  Sesuai Permintaan Presiden, Pendidikan Indonesia Lebih Terbuka dan Tidak Kaku

4. Sariawan
Lemon yang tinggi vitamin C dipercaya dapat menguatkan imunitas, menyehatkan kulit hingga mengobati sariawan. Tetapi konsumsi lemon yang berlebihan ternyata justru dapat memicu terjadinya sariawan.

Minum teh lemon terlalu sering dapat membuat lapisan kulit mengalami iritasi dan membuat luka yang kemudian menimbulkan sariawan pada bibir. Efek samping ini disebabkan oleh paparan kadar asam pada lemon yang tinggi terus menerus di dalam rongga mulut.

5. Berbahaya bagi ibu hamil
Teh lemon yang menyegarkan ternyata tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Akibat pengaruh bayi di dalam kandungan, tubuh wanita yang sedang hamil akan menjadi lebih sensitif.

Konsumsi makanan dan minuman tertentu juga dikatakan dapat memengaruhi kesehatan janin termasuk teh lemon. Sisa endapan dari konsumsi teh lemon disebutkan ahli mengandung kafein yang berbahaya hingga dapat memicu keguguran.

Advertisement

6. Osteoporosis
Walaupun terasa menyegarkan pada tenggorokan, ternyata teh lemon wajib diwaspadai efeknya untuk tulang. Teh lemon secara diam-diam dapat mengikis kadar kalsium di dalam tulang.

Kalsium yang dikeluarkan akibat konsumsi teh lemon akan dibuang melalui urin yang juga dipicu oleh teh lemon dengan fungsi diuretiknya. Hal ini akan cukup berbahaya karena dapat memicu osteoporosis dini yang mengerikan.

7. Alzheimer
Sebuah penelitian ahli justru melihat efek samping yang ternyata tersembunyi dan ada dibalik segelas teh lemon. Efek sampingnya ini berkaitan dengan fungsi otak pada orang tua yang ternyata perlu diperhatikan.

Banyak penelitian yang menemukan fakta bahwa konsumsi teh lemon dapat memicu Alzheimer pada masa mendatang. Konsumsi teh lemon yang terlalu sering dapat membuat plak pada orang dan menjadi awal mula terjadinya Alzheimer.

Source: Detikfood
Dok: Getty Images/iStockphoto/NoirChocolate

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *