AMien-Rais-696x392.jpg

Sindir Amien Rais Sumpah Mubahalah, Habib Muannas : Kasian Masa Tuanya Harusnya Hidup Santai dan Tenang!

Diposting pada

Habib Muannas, presiden Cyber ​​Indonesia, juga menyayangkan Amien Rais. Menurutnya, ketua umum partai ummat harus bisa hidup santai tapi malah menimbulkan keributan terus-menerus.

Habib Muannas menyayangkan sikap Amien Rais yang meyakini hukum mubahalah padahal Indonesia juga punya hukum sendiri.

“Kasihan Pak Amien yang sudah tua menjelang akhir hayatnya harus hidup semaunya, jangan marah dan terusik, karena mantan pejabat tinggi negara secara hukum percaya mubahalah,” tulis Habib Muannas.

Sebelumnya, Tim Pengawal Insiden Pembunuhan (TP3) bersumpah di Mubahalah terkait tewasnya 6 prajurit FPI di KM 50 tol Jakarta-Cikampek.

Kegiatan tersebut, seperti dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari kanal YouTube Neno Warisman Channel, dihadiri oleh Amien Rais, Neno Warisman, Marwan Batubara, keluarga korban dan masih banyak lagi lainnya.

Pembacaan sumpah mubahalah diwakili oleh salah satu keluarga korban yaitu keluarga Faiz.

Usai membacakan sumpah mubahalah, Amien Rais hadir memberikan pernyataan.

Amien Rais mengungkapkan, pihaknya mengundang polisi untuk mengambil sumpah Mubahalah, namun tidak ikut.

“Kami mengundang kami untuk tidak datang. Kalau kita bertanya kepada Allah, Allah akan menuduh dunia dan akhirat, ”kata Amien Rais.

Baca Juga :  Polri: Benny Wenda di Inggris, Deklarasi Kemerdekaan Papua Dinilai Propaganda

Amien Rais termasuk salah satu pihak yang ingin mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus tersebut sejak awal kejadian.

Dia juga percaya bahwa tentara yang telah meninggal tidak bersalah dan mereka yang telah dianiaya dan dianiaya.

“Saya sangat yakin bahwa orang yang dianiaya akan benar-benar menjadi sasaran ketidakadilan. Kami yakin semuanya jika doa kami dijawab oleh Allah SWT, ”tandasnya.

Sumpah mubahalah dilakukan, kata Amien Rais, karena pihak keluarga kecewa dengan hasil penyidikan kasus tersebut.

Amien Rais menjelaskan bahwa sumpah mubahalah ini lebih dikenal dengan sumpah pocong, sumpah ini juga tidak diatur dalam undang-undang.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *