soal-polemik-demokrat-21-kelompok-relawan-jokowi-kecam-bambang-widjojanto-r7RSYrG1Iu.jpg

Soal Polemik Demokrat, 21 Kelompok Relawan Jokowi Kecam Bambang Widjojanto

Diposting pada

Sebanyak 21 badan sukarela Jokowi, anggota Aliansi Kinerja Aspirasi Rakyat (AKAR), mengkritik pernyataan Bambang Wijdjojanto soal kisruh Partai Demokrat yang menimpa Presiden Joko Widodo.

Mereka juga mengingat bahwa masalah Partai Demokrat tidak ada hubungannya dengan Presiden Jokowi.

“Kami sebagai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin mengkritik keras pernyataan Bambang Widjojanto yang mengaitkan kisruh antara Demokrat dan Presiden Jokowi yang disampaikan Bambang merupakan pernyataan yang sangat subjektif dan tidak berdasar,” ujarnya. Koordinator AKAR Rudy Sinaga kata dalam pernyataan tertulisnya. Pernyataannya, Sabtu (13/3/2021).

Pernyataan Bambang Widjojanto, menurut Rudy, sangat bias dan tidak tepat untuk menyerang pemerintahan Jokowi. Apa yang dikatakan Bambang, kata dia, mencerminkan pemikiran subjektif pribadi Bambang yang tidak bisa dibuktikan, dan merupakan upaya kubu demokrasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menekan pemerintah, dalam hal ini Menkumham. . Benar, untuk memenangkan legalitas Demokrat AHY.

“Kami sebagai relawan tidak ingin Presiden Jokowi terseret kepentingan Bambang sebagai pengacara, terkait dengan hak politik Pak Moeldoko yang didaulat menjadi Presiden Demokrat oleh KLB (Kongres Luar Biasa) Demokrat di Deliserdang, Pak Moeldoko. Jokowi. Jokowi . itu tidak ada hubungannya dengan Demokrat yang kacau, “katanya.

Baca Juga :  Mahfud Sesalkan Sikap Habib Rizieq: Dia Kontak Erat dengan Pasien COVID

Sebagai kelompok relawan, AKAR solid dalam mendukung pemerintahan yang kuat dan demokratis, terutama saat Presiden Jokowi dan masyarakat Indonesia tengah mengalami krisis pandemi Covid-19.

Bahwa Pak Jokowi bekerja untuk menyelesaikan persoalan bangsa, kisruh Partai Demokrat, bahwa mekanisme hukum bekerja di Kementerian Hukum dan HAM, sekali lagi kita tidak ingin Bambang Widjojanto berbicara omong kosong menyeret Presiden Jokowi, Presiden Jokowi. . , “dia berkata.

Sebagai kelompok relawan, AKAR solid dalam mendukung pemerintahan yang kuat dan demokratis, terutama saat Presiden Jokowi dan masyarakat Indonesia tengah mengalami krisis pandemi Covid-19.

Bahwa Pak Jokowi sedang bekerja untuk menyelesaikan persoalan bangsa, kekacauan Partai Demokrat, yang mekanisme hukumnya bekerja di Kementerian Hukum dan HAM, sekali lagi kita tidak ingin Bambang Widjojanto berbicara omong kosong tentang menyeret Presiden Jokowi, Presiden. Jokowi. , “dia berkata.

Sekadar informasi, Bambang sebelumnya mengatakan, jika hasil Kongres Luar Biasa Demokrat Deliserdang (KLB) Sumatera Utara yang akhirnya mengangkat Moeldoko sebagai presiden umum disetujui pemerintah, itu menjadi bukti kebrutalan demokrasi di bawah pemerintahan. pemerintah. . Pemerintahan Jokowi. perintah. Dan jika ini diakomodasi, difasilitasi oleh tindakan seperti ini, bukan hanya penipuan, kebrutalan demokrasi yang terjadi di negeri ini selama masa kepresidenan Pak Jokowi, ”kata Bambang. [okezone.com]

Baca Juga :  Fakta-Fakta Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *