Strategi Diaspora Indonesia Jadi Pembahasan Dialog Daring PP Muslimat NU – Aspiratif News

Views: 1766
Read Time:2 Minute, 14 Second

Strategi Diaspora Indonesia Jadi Pembahasan Dialog Daring PP Muslimat NU – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Bidang Hubungan Luar Negeri pada Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) akan menyelenggarakan Webinar Series, Sabtu (11/7) besok sore. Aktifitas perdana ini akan membahas Strategi Diaspora Indonesia, berhadapan dengan tantangan Covid-19 di Negeri Orang. 


Aktifitas Webinar menghadirkan 4 narasumber, ke-1, Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegrosena. Ke-2, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. Ketiga, Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangoen. Terakhir, Duta Besar RI untuk Aljazair, Safira Rosa Machrusin. 


Sementara pemandu dialog sekaligus pemantik Webinar pada kali ini akan dipimpin langsung Ketua Bidang Luar Negeri PP Muslimat NU, Hj Yenny Wahid. Adapun pembicara kunci akan disampaikan oleh Ketum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. Aktifitas akan dilangsungkan secara daring melalui aplikasi Zoom dan dibuka secara umum.


Pihak panitia juga menjanjikan memberikan doorprize bagi peserta dialog yang beruntung. Undian dikerjakan di sesi akhir Webinar. Kecuali itu, ada e-certificate spesial peserta yang ikut Webinar sampai acara selesai dengan registrasi pada website https://bit.ly/reg-hln-web1

READ  Agrobisnis Pesantren di Lampung Tetap Bergeliat di Era Pandemi - Aspiratif News


Bagi yang ingin Bergabung, silahkan Bergabung buka aplikasi zoom, kemudian masukan ID 875 4783 9282 dan password: hlnmnu.


Bagi Anda yang tidak dapat ikut Webinar melalui aplikasi zoom, jangan kuatir. Dialog ini juga akan disiarkan langsung di fanspage facebook Muslimat NU, kanal Youtube 164 Chanel dan Muslimat NU Official.


“Mudah-mudahan dialog kali ini Turut serta menambah ghirah kita untuk terus menaikkan gairah budaya literasi di kalangan perempuan NU,” ucap Yenny Wahid dalam Penjelasan tertulisnya, Jumat (10/7).


Untuk diketahui, di antara badan otonom NU yang kegiatannya paling aktif dan masif ialah Muslimat NU. Mulai dari kajian agama sampai aktifitas sosial seperti pengelolaan lembaga pendidikan tingkat RA, klinik kesehatan sampai dengan panti asuhan serta diskusi-diskui yang membahas ragam problem, semuanya dikerjakan oleh Muslimat NU. 


Kehebatan perempuan NU tersebut dibuktikan dari cara mereka mempersiapkan bermacam kebutuhan untuk menyukseskan ragam acara yang telah didesain termasuk kajian agama rutin. Ibaratnya, tanpa peran mereka, bermacam aktivitas NU tidak akan seaktif waktu ini karena merekalah yang menghidupkannya. 

READ  Konsensus Ummat Islam Indonesia Menerima Negara Kebangsaan - Aspiratif News


Para pengurus Muslimat NU sungguh tidak sama. Secara umur mereka lebih matang dibandingkan dengan organisasi perempuan di lingkungan NU dan kematangan itu disertai pula dengan kesanggupan ekonomi yang lebih mapan untuk menyokong kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. 


Apalagi para suami juga menyokong istrinya terlibat dalam aktifitas yang positif bersama-sama dengan ibu-ibu yang lain, daripada terlibat pada aktifitas yang tidak Jelas orientasinya. Maka lengkaplah modal untuk membikin organisasi ini dapat aktif bergerak. 


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori

Editor: Fathoni Ahmad

Taktik Diaspora Indonesia Jadi Pembicaraan Dialog Daring PP Muslimat NU – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *