604450009f291.jpg

Tahun Depan, Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Rampung

Diposting pada

Pembangunan tol Jakarta Selatan-Cikampek II masih berlangsung.

Jalan tol tersebut diharapkan selesai pada Maret 2022 untuk Seksi III Taman Mekar-Sadang sepanjang 27,85 kilometer, yang saat ini sudah mencapai 42,58%.

Sedangkan Seksi I yang menghubungkan Jatiasih-Setu sepanjang 9,3 kilometer dan Setu-Taman Mekar Seksi 2 sepanjang 24,85 kilometer dijadwalkan selesai pada Juni 2022.

Seksi I dan II saat ini masih dalam proses pembebasan lahan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono mengatakan, keberadaan jalan tol yang terkoneksi dengan kawasan produksi seperti ini akan memudahkan aksesibilitas masyarakat, menekan biaya logistik, dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

“Kehadiran tol ini jelas dapat menekan biaya logistik, memudahkan aksesibilitas dan juga meningkatkan daya saing produk dalam negeri kita,” kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/3/2021).

Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dirancang untuk menghubungkan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1, JORR 2, dan Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi).

PT Jasamarga Jakarta Cikampek Selatan yang membentang sepanjang 62 kilometer dengan biaya Rp. 8,8 triliun, sedang digarap PT Jasamarga Jakarta Cikampek.

Baca Juga :  Pemerintah Afghanistan Umumkan Tewasnya Puluhan Anggota Taliban

Pembangunannya terbagi menjadi tiga seksi, yakni seksi 1 Jatiasih-Setu sepanjang 9,3 kilometer, seksi 2 Setu-Taman Mekar dengan panjang 24,85 kilometer dan seksi 3 Taman-Mekar Sadang dengan panjang 27,85 kilometer.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun melalui APBN / APBD, BUMN dan pendanaan swasta.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 109 tahun 2020 terkait perubahan ketiga atas Peraturan Presiden nomor 3 tahun 2016 terkait percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (NSP) yang dikeluarkan pada 17 November 2020.

Tol Jakarta-Cikampek II Selatan akan memiliki tujuh pintu tol (GT), yakni GT Jati Asih, GT Bantar Gebang, GT Setu, GT Sukaragam, GT Taman Mekar, GT Kutanegara, dan GT Sadang.

Kehadirannya diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kawasan industri, pemukiman dan wisata di sepanjang alinyemen jalan tol. [kompas.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *