bahar-696x392.jpeg

Tak Bisa Tahan Emosi, Bahar Smith Marahi Saksi di Persidangan

Diposting pada
Bahar Tak Bisa Menahan Emosi, Saksi Bahar Smith Marahi saat persidangan
Ilustrasi, Bahar Bin Smith

Habib Bahar bin Smith tak kuasa menahan emosinya saat persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (13/4/2021).

Saat itu, jaksa menghadirkan sederet saksi untuk memberikan informasi atas kejadian penganiayaan sopir taksi online oleh Bahar dan rekannya, yang sedang dalam pelarian, Wiro.

Peristiwa penganiayaan terjadi di Bogor pada tanggal 4 September 2018.

Prosesnya berlangsung secara virtual. Saat diadili, Bahar berada di penjara Gunung Sindur, Bogor. Sedangkan rombongan hakim dan jaksa berada di Pengadilan Negeri Bandung di Jalan LL. KEMBALI. Martadinata.

Bahar tak kuasa menahan emosinya saat salah satu saksi mengatakan Bahar dicekik, diinjak-injak, bahkan diancam akan dibunuh.

Bahar juga membantah informasi terkait lokasi korban tertelungkup di dalam mobil. Menurut pembelaan Bahar, saat itu korban sedang duduk di kursi mobil.

“Bohong, Saksi. Saya tidak bilang. Itu tidak benar, Yang Mulia (tentang pencekikan). Benar, korban saya pukul di dalam mobil. Saya tidak menginjak-injak. Yang benar, saya pukul,” kata Bahar. .

Menanggapi keterangan saksi dan sanggahan Bahar, hakim juga menegaskan pihaknya akan tetap mendata keterangan saksi untuk dipertimbangkan dalam persidangan mendatang.

Baca Juga :  Kepemimpinan Ala Gus Dur: Mencegah Pertumpahan Darah, Bukan Mendorong Pengikutnya Meregang Nyawa

“Karena para saksi ini tetap pada keterangannya, artinya ada yang tidak benar. Mari kita tulis dulu. Tentu kita akan pertimbangkan semua materinya,” kata ketua juri.

Kesaksian yang dibantah Bahar itu diteruskan oleh seorang warga bernama Putu. Menurut Putu, korban dimasukkan ke dalam mobil Pajero oleh dua orang sekitar pukul 23.00 WIB. Putu melihat korban sedang tengkurap di lantai mobil dan kakinya bergelantungan.

“Ketika saya mendekat, saya mendengar seseorang mengatakan kepada saya untuk tidak ikut campur, ini masalah rumah. Saya pergi ke stasiun untuk meminta pertolongan karena korban berada di dalam mobil Pajero seolah dicekik dan diinjak-injak. Posisiku dekat. Saya melihat seseorang cedera, tapi di mana tepatnya cederanya, saya tidak tahu pasti, “kata Putu.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *