Maher-T.jpg

Tak Ingin Ungkap Penyakit Maaher, Polri: Sensitif, Bisa Coreng Nama Keluarga!

Diposting pada
(Ist & Instagram @ustadzmaherr_real)

Polri tidak ingin mengungkap penyakit yang diderita Soni Eranata atau Maaher At-Thuwailibi sebelum meninggal karena hal tersebut adalah sesuatu yang sensitif.

“Yang jadi pertanyaan itu, kenapa Saudara Soni Ernata meninggal? Ini karena sakit. Saya tak bisa sampaikan sakitnya apa karena sakit yang sensitif,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers, Selasa (9/2/2021).

Argo menegaskan, pihaknya tidak akan mengungkap penyakit yang diderita oleh Ustadz Maaher. Pertimbangannya adalah terkait keluarga Ustadz Maaher.

“Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. Jadi kita tidak bisa sampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa karena penyakitnya adalah sensitif, ini masalahnya,” ujarnya.

“Bisa membuat nama baik keluarga juga tercoreng,” tambah Argo.

Sebelumnya diberitakan, Ustadz Maaher berstatus tahanan kejaksaan yang dititipkan di Rutan Bareskrim Polri. Sewaktu menjadi tahanan Dittipidsiber Bareskrim, Ustadz Maaher sempat dibantarkan karena sakit.

Baca: Innalillahi! Maaher At-Thuwailibi Meninggal Dunia

Ustadz Maaher meninggal dunia pada Senin (8/1) malam. Kini jenazahnya dimakamkan di Ponpes Daarul Quran.

Baca Juga :  Gratis, 26 Juta Pekerja Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Pihak pengacara dan keluarga sebelumnya menyebut Ustadz Maaher sempat sakit terkait usus. Beberapa kali Ustadz Maaher mengeluhkan hal itu.

“Awal beliau dioperasi ususnya itu, kira-kira 3 bulan yang lalu, nampaknya penyakit itu masih menjadi keluhan juga,” ujar pengacara Ustadz Maaher, Djudju Purwantoro, kepada wartawan di RS Polri, Senin (8/2/2021).

Keluarga mengatakan hal yang sama. Ustadz Maaher disebut sempat menderita TB usus.

“Beliau kan punya TB usus. Dulu sebelumnya sempat sakit parah kan, drop, terus kemudian sudah membaik,” kata adik Ustadz Maaher, Jamal, saat ditemui di rumah duka, di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021).

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *