Tantangan Baru Iran untuk Trump Problem Pengiriman Minyak ke Venezuela – Aspiratif News

Views: 11
Read Time:3 Minute, 15 Second

Tantangan Baru Iran untuk Trump Problem Pengiriman Minyak ke Venezuela – Aspiratif News

Kapal tanker minyak Iran dikawal jet perang Venezuela sesudah masuk zona ekonomi negara Amerika Selatan ini.

Aspiratif News –  3 kapal tanker minyak Iran akan dilayarkan ke Venezuea tiap-tiap bulan, sementara beberapa lainnya ditujukan ke pelabuhan-pelabuhan Suriah. Apakah akan dicegat oleh kapal-kapal Amerika Serikat (AS), ataukah presiden AS Donald Trump akan menelan pil pahit lagi? Apa maksud Iran di balik eskalasi ini?

Beberapa sumber Iran Senin lalu menyebutkan kemungkinan Iran akan menyampaikan 2-3 kapal tanker minyak tiap-tiap bulan ke Venezuela sehingga, menurut mereka, jadi tantangan terbuka bagi Presiden AS Donald Trump. Dan 2 sumber di antaranya menerangkan untuk Reuters, “Satuan angkatan bersenjata tangguh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ialah pihak yang menentukan keputusan taktik soal Venezuela.”

Pengiriman bensin Iran dengan 2-3 kapal tanker per bulan dengan kontrol langsung dari Pasukan elit negara ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), tentu jadi tantangan baru bagi Trump dan pemerintahannnya sesudah negeri sejuta mullah itu berhasil melayarkan dan melabuhkan 5 kapal tanker yang membawa sekira 1.5 juta barel bensin dan produk minyak Bumi lain ke beberapa pelabuhan di Venezuela beberapa Minggu lalu.

Menurut kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri, AS sempat berusaha menyuap dan mengancam masing-masing awak kapal 5 tanker minyak Iran yang menghantar bahan bakar ke Venezuela, tapi negara adi daya dan arogan itu gagal.

Iran awalnya ialah negara importir produk minyak Bumi sampai tahun lalu, akan tetapi sesudah itu dapat menghasilkan sendiri produk bensin dengan kadar yang cukup melimpah, yaitu sekira 172,000 barel per hari sesudah berhasil meluncurkan tahap ketiga kilang minyak raksasanya, Bintang Teluk Persia, dengan kesanggupan yang mencapai 350,000 barel perhari.

Ada 2 aspek terkait dengan langkah Iran untuk Venezuela tersebut;

Ke-1, aspek moril dan politik yang termanifestasi dalam jebolnya blokade AS untuk Iran dan Venezuela di tangan IRGC. Iran telah membongkar ketidak berdayaan AS membuktikan ancamannya untuk mencegat 5 kapal Iran di Laut Karibia karena ada resiko memperoleh Pembalasan Iran untuk kapal-kapal AS di Teluk Persia.

Ke-2, aspek perdagangan. Iran diadukan akan memperoleh 9 ton emas senilai 500 juta US$ sebagai imbalan atas pengiriman bensin dan produk minyak dengan kapal-kapal tersebut. Kecuali itu, juga terjalin bermacam transaksi dagang lain yang akan diteken dalam Lawatan Presiden Venezuela Nicolas Maduro ke Teheran dalam beberapa hari yang akan Hadir.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS mengancam bahwa negara ini tidak akan menolerir Iran dengan kapal-kapal tankernya menghina sanksi AS untuk Venezuela. AS juga akan mengenakan sanksi bukan cuma untuk perusahan-perusahaan pelayaran Iran, melainkan juga semua pihak yang terlibat kerjasama dengannya.

Betapapun sedemikian, ancaman itu dapat jadi akan bernasib seperti ancaman sebelumnya, jauh panggang dari api. sekretaris jendral Dewan Tingggi Keamanan Nasional Iran (SNSC) Laksamana Ali Shamkhani menyebut para pejabat AS sebagai para ideot yang termakan oleh arogansinya sendiri.

Kecuali itu, sanksi apapun dari AS untuk Iran pada akhirnya bahkan menguntungkan Iran, karena membuatnya bekerja keras menggalang kemandirian ekonomi serta mengembangkan daya pertahanan yang sejauh ini bertumpu pada power rudal dan armada lautnya yang besar dan tangguh sampai mencemaskan AS dan sekutu Intinya di Timur Tengah, Rezim Zionis Israel Israel Israel.

Produk-produk minyak Bumi Iran mengalir deras ke pelabuhan-pelabuhan Venezuela dan Suriah sampai jadi dilema besar bagi Trump dan pemerintahannya, dan jadi pukulan telak pula bagi mata uang Dolar AS.

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa sanksi ekonomi AS telah kehilangan efektivitasnya, sehingga bahkan jadi bahan olok-olok, dan hal yang sama juga dialami oleh gertak sambal dan ancaman kosongnya. (mm/raialyoum)

 


Tantangan Baru Iran kepada Trump Masalah Pengiriman Minyak ke Venezuela – Aspiratif News

READ  Permintaan Penyuluhan Narkoba akan Gunakan Platform Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *