Tarian Pedang Brian Hook di UEA dan Saudi untuk Melawan Iran – Aspiratif News

Views: 26
Read Time:1 Minute, 54 Second

Tarian Pedang Brian Hook di UEA dan Saudi untuk Melawan Iran – Aspiratif News

Aspiratif News-AS tetap berusaha memperpanjang embargo persenjataan Iran. Bagian bentuk upayanya ialah lawatan Brian Hook ke UEA dan Saudi baru-baru ini. Lawatan ini sendiri bukan hal aneh, meski dari sisi lain juga patut direnungkan.

Bukan hal aneh, sebab wakil Donald Trump untuk urusan Iran sungguh berusaha menggalang sokongan untuk skenario anti-Irannya. Dan untuk maksud ini, tidak ada yang lebih baik dari Adel al-Jubeir, Anwar Qarqash, dan Menlu UEA, yang semua mereka dikenal tidak suka Iran.

Lawatan ini juga patut direnungkan, sebab baik Hook, al-Jubeir, atau Abdullah bin Zayed, lebih tahu bahwa secara konstitusional (1) jalan logis skenario ini tidak akan menghasilkan apa pun bagi AS, (2) andai kata skenario ini dapat mengatasi problem AS dalam permusuhan dengan Iran, Saudi dan UEA dapat dipastikan tidak mempunyai posisi konstitusional apa pun dalam hal ini.

READ  [Ngaji Gus Baha] Saban Muslim Pasti Shaleh, Tetapi Tingkatannya Tidak sama - Warta Batavia

Dengan seperti ini, pelibatan Saudi dan UEA tidak lebih dari usaha AS dalam “perekrutan internasional” atau dengan kata lain “membikin kehebohan untuk menarik perhatian opini umum untuk skenario baru AS untuk Iran.”

Berbarengan dengan lawatan Hook ke Saudi dan UEA, Abdullah al-Moallemi (wakil Saudi di PBB) memberi warning soal “bahaya dan ancaman Iran,” untuk menyempurnakan rangkaian legitimasi anti-Iran di sebuah lembaga internasional.

Dalam rangka menguatkan pandangan AS agar embargo persenjataan Iran diperpanjang, al-Jubeir dalam rapat kemarin mengungkit 1.659 serbuan Ansharullah untuk masyarakat Saudi. Padahal, selama lebih dari 5 tahun terakhir ini, Ansharullah cuma menargetkan para agresor, bukan warga sipil.

Hook selalu berkata bahwa negaranya tidak akan membiarkan ada “Hizbullah lain” di sisi tapal batas Saudi. walaupun terwujudnya harapan Hook ini layak diragukan, tetapi yang pasti, “sapi-sapi perah AS” di Timteng masih siap sepenuhnya untuk melayani Washington, kendati mereka sendiri tidak memperoleh manfaat. (af/alalam)

Baca Juga:

Protes Anti-Rasisme, Patung George Washington Berlimbah Darah

READ  Abu Nawas: Aksi Sweeping Buku di Makasar Brigade Muslim Indonesia Tindakan Intoleran

PBB Peringatkan Ilegalitas dan Bahaya Besar Aneksasi Israel di Tepi Barat


Tarian Pedang Brian Hook di UEA dan Saudi untuk Melawan Iran – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *