1554218196.jpg

Tegas! PSI Tolak Rencana Impor Beras

Diposting pada

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tegas menolak kebijakan Mendag mengimpor beras 1 juta ton.

Menurut Koordinator Juru Bicara PSI, Kokok Dirgantoro, impor beras harus dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan waktu panen.

“PSI bukan anti impor. Tapi timing itu penting. Kita panen dua kali, April-Mei. Lalu panen kembali ke kisaran Oktober-November. Di Juni, stok kita masih aman karena didukung panen April-Mei. Kalau mau impor sebaiknya Juni-Agustus atau Desember-Januari, ”kata Koordinator DPP PSI Kokok Dirgantoro.

Penolakan PSI ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, sehingga tagar #PSITolakImporBeras mendominasi jagat media sosial Twitter pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Hashtag telah menjadi topik trending dengan lebih dari 4.000 tweet dan retweet.

Salah satu netizen mengapresiasi langkah PSI tersebut karena diyakini bisa mendukung petani Indonesia untuk terus maju.

“Hebat. PSI terus bantu petani Indonesia. Kalau ada beras impor, petani lokal bakal rugi kita kan?” Tulis akun @melanirip,

Lalu ada juga @jongiiniee yang menulis: “Kalian harus mempertimbangkan waktu yang tepat untuk mengimpor beras”.

Baca Juga :  Mengapa Ada Anggota FPI Jadi Teroris? Penelusuran Pemikiran Habib Rizieq

Selain mempersoalkan waktu impor, PSI juga menunjukkan bahwa Indonesia membutuhkan data produksi dan konsumsi beras yang unik dan kredibel.

Semua kebijakan harus didasarkan pada data ini.
“Selain datanya perlu dicek, terutama yang berkaitan dengan impor saat ini. Apa yang menjadi dasar importir, berapa harganya. Seharusnya tidak ada kesan bahwa Anda hanya menanggapi secara diplomatis, padahal seharusnya ada Banyak kecurigaan kalau harus mencari sewa. Lebih baik transparan daripada terlibat tuduhan korupsi. Kalau perlu minta bantuan KPK, “kata Kokok.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *