IMG-20210315-WA0035.jpg

Tegaskan Tidak Ada Niat Jadi Presiden Tiga Periode, Jokowi: Jangan Membuat Kegaduhan Baru

Diposting pada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait dugaan ingin menjadi presiden untuk tiga periode. Jokowi menegaskan, sikapnya tidak berubah.

Dia mengatakan tidak ada keinginan menjadi presiden untuk tiga periode. “Saya tegaskan tidak ada niat, tidak ada minat menjadi presiden untuk tiga periode,” ujarnya, Senin (15/3/2021).

Jokowi menegaskan bahwa sikap tersebut tidak berubah. Ia juga meminta agar tidak ada yang membuat cerita baru. “Apa lagi yang harus saya katakan? Bolak-balik, sikap saya belum berubah. Jangan diributkan,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah saat ini sedang fokus menangani pandemi. Oleh karena itu, tidak dimaksudkan untuk mengubah aturan konstitusional terkait masa jabatan presiden.

“Kami saat ini fokus menangani pandemi. Dan UUD mengatur dua istilah. Ini yang harus kita lindungi bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, pembaharu yang juga pendiri partai Ummat M Amien Rais sempat mengungkapkan kecurigaannya terkait upaya rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih semua lembaga tinggi negara, mulai dari MPR, DPR, DPD bahkan hingga. melibatkan TNI dan Polri.

Baca Juga :  Aklamasi, Komisi III DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

“Jelas ini sangat berbahaya. Jadi sekarang ada semacam opini publik yang awalnya kabur, kini semakin jelas bagaimana rezim Jokowi memandang ke depan,” ujarnya dari akun resmi YouTube. Oleh Amien Rais, Sabtu (13/3/2021).

Amien menduga pemerintahan Presiden Jokowi akan mendorong sidang MPR untuk mengubah kedua pasal tersebut.

“Jadi mereka akan mengambil langkah pertama untuk meminta sidang khusus MPR ya, mungkin satu dua pasal katanya perlu dikoreksi. Saya juga tidak tahu. Tapi nanti akan ditawarkan pasal baru yang akan memberi hak presiden untuk dipilih. tiga kali, ”jelasnya.

Sementara itu, mantan Wakil Presiden Partai Gerindra, Arief Poyuono, secara terbuka mengusulkan amandemen UUD 1945 untuk mengubah masa jabatan presiden dalam tiga istilah.

“Bisa El Clasico SBY VS Jokowi di Pilpres 2024 kalau boleh tiga masa jabatan presiden. Mendebarkan, menegangkan, mengasyikkan,” kata Arief Poyuono, Sabtu (13/3/2021).[sindonews.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *