“tentara, Tidak Terkalahkan” yang Dipecundangi Sebuah Statemen atau Kebungkaman – Aspiratif News

“Prajurit Tidak Terkalahkan” yang Dipecundangi Sebuah Statemen atau Kebungkaman - Warta Batavia
Views: 12
Read Time:2 Minute, 52 Second

“tentara, Tidak Terkalahkan” yang Dipecundangi Sebuah Statemen atau Kebungkaman – Aspiratif News

blankAspiratif News-“Ular yang sudah digigit akan takut untuk tali hitam dan putih.” Pepatah ini mengungkap takut dan horor yang mencekam hati tentara, Israel di tapal batas Lebanon pada malam lalu.

Laporan dan statistik yang dipublikasikan tentara, Israel berisi kepanikan dan fiksi, yang lalu terbukti bahwa semua itu tidak lebih dari khayalan dan Ialah akibat dari ketakutan keterlaluan mereka.

Ada beberapa penafsiran yang dapat disimpulkan dari skenario hari Senin lalu. Semuanya mengarah untuk suatu fakta bahwa tentara, Israel, yang diakui sendiri oleh politisi dan media Rezim Zionis Israel Israel, telah jadi bahan tertawaan.

Semenjak awal, media-media Ibrani dan sebagian media Arab, yang tampaknya lebih Zionis Israel Israel dari orang-orang Zionis Israel Israel, mulai memublikasikan bermacam berita, padahal baik Lebanon atau Hizbullah tidak mengeluarkan statemen atau berita apa pun.

Yang menarik atensi ialah cuitan-cuitan Juru Bicara tentara, Israel, Avichay Adraee. Dia bicara soal “penyusupan” sekelompok personel Hizbullah ke dalam wilayah Israel, akan tetapi dapat digagalkan oleh tentara, Zionis Israel Israel.

READ  Fadilah Allah Menjawab Bacaan Surat Al-Fatihah Kita - Warta Batavia

Hal menarik lainnya ialah kengototan media-media Arab dalam meliput berita ini. Al-Arabiya dan al-Hadath ialah 2 stasiun televisi yang mengutip berita dari sumber Israel dan mengakui bahwa “4 pejuang Hizbullah meninggal dalam operasi tersebut”. Padahal, tidak 1 pun media cetak, televisi, atau radio Israel yang memublikasikan berita ini atau yang sejenisnya.

Lebih menarik dari itu, ialah manuver tentara, Israel selanjutnya. setelah mengumumkan berakhirnya baku tembak khayalannya, tentara, Israel mencabut larangan mobilitas pemukim Yahudi di kisaran tapal batas Lebanon. Padahal, dalam konfrontasi-konfrontasi lalu, pencabutan larangan bepergian ini tidak pernah terjadi. Biasanya, para pemukim Yahudi diperintahkan untuk tetap bertahan di rumah atau bunker sampai beberapa jam sesudah kontak senjata berakhir.

Yang menggelikan ialah tentara, Israel langsung memintahkan para pemukim Yahudi untuk cepat memulai aktifitas mereka. tentara, Israel menjelaskan dengan tegas, rezim ini masih berhadapan dengan banyak problem. Hal ini memperkuat bahwa terjadinya “kontak senjata” di tapal batas Lebanon cuma rekaan semata.

Di antara semua ini, yang paling serius dan dapat dipercaya ialah kebungkaman Hizbullah sampai beberapa jam sesudah insiden. Padahal Rezim Zionis Israel Israel menanti-nanti dirilisnya statemen dari kelompok perlawanan tersebut. Ini mempertunjukkan bahwa penduduk dan media Israel, bahkan para politisi, tidak memercayai Pemerintahan Netanyahu. Mereka cuma menantikan fakta dari lidah Hizbullah sendiri.

READ  7 Nasihat Bijak yang Buat Orang Tersadar

Pernyataan eks Menlu Israel, Avigdor Lieberman, ialah bukti atas hal ini. Dia berkata, bagian utara Israel keluar dari kendali akibat gugurnya seorang personel Hizbullah. Kecuali itu, media-media Zionis Israel Israel juga mengkritik sandiwara menggelikan yang digelar tentara, Israel.

Filsuf Romawi, Lucius Seneca, pernah menerangkan,”Ketakutan untuk perang lebih buruk dari perang itu sendiri.” Ungkapan ini mendeskripsikan secara akurat kondisi Israel waktu ini. Ini mempertunjukkan level tinggi kesiapan dan kelebihan Hizbullah dalam aspek psikologi dan propaganda. Kelebihan ini sama perlunya dengan kemenangan di lapangan di depan Israel. Waktu bagian utara Israel lumpuh dan tidak terkontrol waktu menantikan sebuah statemen, bukan rudal, dari Hizbullah, ini sendiri Ialah sebuah kemenangan. (af/alalam)

Baca Juga:

Kembali Kirim Pesan ke Hizbullah Lewat Perantara, Israel: Kami Tidak Mau Perang!

Angkatan bersenjata Israel Nyatakan Pesawat Nirawaknya Jatuh di Libanon


“Prajurit Tidak Terkalahkan” yang Dipecundangi Sebuah Statemen atau Kebungkaman – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *