Terungkap-Polisi-Penembak-Laskar-FPI-Meninggal-4-Januari-karena-Kecelakaan.jpg

Terungkap, Polisi Penembak Laskar FPI Meninggal 4 Januari karena Kecelakaan

Diposting pada

Adegan itu terekam saat polisi mengepung mobil Chevrolet Spin berisi anggota TNI Angkatan Darat FPI di rest area KM 50, Karawang, Jawa Barat pada Senin, 14 Desember 2020 (Sumber: Tempo)

Jakarta, Warta Batavia—Polri mengungkapkan, satu dari tiga anggota Polri yang diduga membunuh Front Pembela Islam (FPI) dalam peristiwa “Km 50” meninggal dunia pada 4 Januari 2021 akibat kecelakaan.

Informasi tersebut disampaikan Karo Penmas, Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jumat (26/3/2021).

“Proses penyidikan masih berjalan. Bahkan setelah kematiannya, masih ada 3 laporan pertanggungjawaban penyidik,” kata Rusdi kepada pers. detikcom.

Petugas polisi bernama lengkap Elwira Priyadi Zendrato (37) itu.

Rusdi mengatakan penyelidikan siapa yang meninggal akan dihentikan karena EPZ sudah mati. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 109 KUHAP.

“Tentunya nanti dalam persidangan terakhir akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku di bawah 109 KUHAP, bahwa penyidikan bisa dihentikan karena beberapa alasan. Antara lain tersangka sudah mati dan tindak pidana selesai,” ujarnya. .

Baca Juga :  Kapolri Ungkap Isi Map Kuning yang Dibawa Penyerang Mabes Polri

“Nanti kalau ada yang meninggal, jelas pasal 109 KUHAP akan berlaku,” ujarnya.

Elwira diketahui meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor Scoopy pada 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB.

Lokasi kecelakaan berada di Jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangsel. (ra / dtk)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *