Tidak Cukup Keputusan taktik, Kesadaran Warga soal Sampah Plastik Wajib Ditingkatkan – Aspiratif News

Views: 22
Read Time:2 Minute, 11 Second

Tidak Cukup Keputusan taktik, Kesadaran Warga soal Sampah Plastik Wajib Ditingkatkan – Aspiratif News

Jakarta, Aspiratif News

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Pergantian (LPBI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi sejumlah daerah yang menerapkan keputusan taktik pelarangan pemanfaatan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan. Keputusan taktik pelarangan pemanfaatan plastik  oleh pemerintah tersebut jadi bagian usaha mengurangi volume sampah plastik karena mempunyai dampak buruk ke lingkungan. 


Ketua Pengurus Pusat LPBI PBNU Muhammad Ali Yusuf menceritakan, keputusan taktik pelarangan pemanfaatan plastik sekali pakai oleh pemerintah daerah Penting memperoleh apresiasi. Tetapi, kata dia, yang lebih penting dari implementasi keputusan taktik ialah peningkatan kesadaran masarakat dalam mempergunakan dan membuang sampah plastik. 


“Larangan itu cuma bagian usaha untuk mengurangi kemungkinan volume sampah plastik karena sesungguhnya ada usaha yang wajib terus ditunaikan ialah usaha penyadaran penduduk, pengetahuan dan bagaimana bertanggung jawab mempergunakan plastik,” kata Ali Yusuf untuk Aspiratif News, Rabu (1/7). 

READ  Pengorbanan Siti Khadijah Semasa Hidup Menemani Rasulullah


Ia menerangkan, sampah plastik sudah amat terbukti mempunyai dampak buruk ke lingkungan. Tanpa disadari, plastik mikro yang dibuang secara serampangan di perkotaan berujung sampah di laut yang berkemungkinan besar dikonsumsi oleh ikan. Sementara penduduk saban hari mengonsumsi ikan laut, secara tidak langsung penduduk pada  akhirnya mengkonsumsi sampah plastik yang bersumber dari ikan itu sendiri. 


Belum lagi sampah plastik makro, dampaknya dapat langsung menyerbu tata ekosistem laut dan mengganggu tata kehidupan serta menghabisi ikan-ikan. Masih banyak dampak buruk dari sampah plastik jikalau digali secara komprehenship. Karenanya, dia menyokong bagi Pemda yang mengeluarkan keputusan taktik mengurangi volume sampah plastik dengan catatan  kesadaran warganya pun ditingkatkan.


“Sesungguhnya bukan mempergunakan plastiknya tapi bagaimana sesudah mempergunakan itu. Kita tahu kesadaran kita masih amat rendah. Keputusan taktik itu cuma untuk mengurangi intensitas orang untuk sampah plastik,” ujarnya. 


Sebagaimana dimaklumi, di Indonesia Ada daerah-daerah yang melarang pihak pengelola toko atau pusat perbelanjaan mempergunakan plastik sekali pakai. Tujuannya, agar sampah plastik yang kerap menunculkan dampak buruk bagi lingkungan itu dapat dikurangi. 

READ  Tafsir Surat Yusuf Ayat 59, Permintaan Nabi Yusuf Ke Saudaranya - Warta Batavia


Hari ini misalnya, larangan pemanfaatan kantong plastik sekali pakai di Jakarta mulai berlaku, pelarangan ditunaikan di toko swalayan sampai pasar rakyat. 


“Pemprov DKI Jakarta melarang pemanfaatan kantong belanja plastik sekali pakai di tempat-tempat tersebut,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih. 


Keputusan taktik Pemda DKI diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019 Soal hal Kewajiban Pemanfaatan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. 


Pemprov DKI akan memberikan insentif bagi pengelola yang memberlakukan aturan itu. Pengelola yang menabrak akan diberikan sanksi berupa sanksi teguran tertulis, denda, atau uang paksa.


Pewarta: Abdul Rahman Ahdori

Editor: Fathoni Ahmad

Tidak Cukup Keputusan strategi, Kesadaran Penduduk soal Sampah Plastik Wajib Ditingkatkan – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *