Tim F1 Alami Kebangkrutan Rp 1,6 Triliun Kalau 5 Ajang Balap Dicancel

Tim F1 Alami Kebangkrutan Rp 1,6 Triliun Kalau 5 Ajang Balap Dicancel

Warta Batavia – Untuk waktu ini, telah Ada 2 ajang balapan F1 yang dicancel akibat pandemi virus corona. Ke-2 balapan tersebut ialah F1 Australia yang dihelat 15 Maret lalu dan F1 Monako yang Dilakukan pada 24 Mei yang akan datang. 

Akan tetapi, tim atau pabrikan F1 akan alami kebangkrutan berupa kehilangan pendapatan sebesar US$ 100 atau kisaran Rp 1,6 triliun. Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh penasihat Red Bull Racing, Helmut Marko. 

“Itu amat masuk akal,” ucap Helmut Marko mengutip dari planetf1.com. 

“Seluruh tim berhadapan dengan kehilangan pendapatan. Kalau 5 balapan dicancel, 100 juta akan hilang,” lanjutnya. 

“Sekarang kami mempunyai regulasi yang stabil. Kalau kita membekukannya, biayanya akan turun amat besar,” imbuhnya. 

Kecuali pembatalan F1 Australia dan Monako, Ada juga enam balapan yang ditunda oleh pihak F1 yaitu F1 Bahrain, Tiongkok, Vietnam, Belanda, dan Spanyol. 

Tidak sampai di situ saja, F1 baru saja Mempublikasikan pembatalan ajang F1 Azerbaijan yang baru dirilis pada hari Senin. 

Menyaksikan hal tersebut, para pabrikan atau tim dan pembalap wajib menanti seri perdana F1 Kanada yang ditunaikan pada 14 Juni yang akan datang. Semoga tidak dibatal ya guys!

Artikel Menarik Lainnya:


Tim F1 Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun Jika 5 Ajang Balap Dibatalkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *