Tiongkok Tawarkan Bantuan Pada BPJS Kesehatan, Said:  Mau Jadi Negara Bagian China?

Tiongkok Tawarkan Sokongan Pada BPJS Kesehatan, Said: Mau Jadi Negara Bagian China?

Aspitaif News -, Eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu merespon tawaran perusahaan asuransi Tiongkok, Ping An Insurance membantu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membenahi defisit keuangan yang dialaminya. Sokongan yang ditawarkan perusahaan tersebut dari sisi pengelolaan IT.

Menurut Said, apabila tawaran tersebut diterima, maka tidak menutup kemungkinan data pribadi peserta BPJS Kesehatan akan jatuh ke tangan negara asal perusahaan itu. Termasuk data Soal kesanggupan ekonomi rakyat Indonesia yang mempergunakan BPJS Kesehatan. 

“Peserta BPJS lebih dari 200 juta atau nyaris semua warga Indonesia. Kalau IT BPJS kesehatan diberikan ke China artinya data pribadi dan data dasar kesanggupan ekonomi nyaris semua warga Indonesia diberikan ke mereka. Mau jadi negara bagian China?,” kata Said melalui akun twitter @msaid_didu, Minggu (25/8/2019).

baca juga:

Isu Soal tawaran dukungan Ping An Insurance kepada BPJS Ksehatan ke-1 kali dilontarkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan setelah berjumpa dengan Direktur BPJS Kesehatan Fahmi Idris. Luhut menjelaskan bahwa Ping An Insurance siap membantu BPJS Kesehatan membenahi defisit keuangan yang dialaminya. Akan tetapi, menurut Luhut, dukungan yang ditawarkan Ping An Insurance masih sebatas perbaikan sistem IT BPJS Kesehatan yang dianggap berpengaruh besar kepada problem defisit keuangan. 


Tiongkok Tawarkan Sokongan Pada BPJS Kesehatan, Said: Mau Jadi Negara Bagian China?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *