1499039651595987a375320.jpg

Tobat Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Ini Tiga Syaratnya

Diposting pada

Muslimoderat.net – Setiap orang pernah melakukan kesalahan dan dosa. Tidak ada manusia di bumi ini yang terkecuali dari dua karakteristik ini. Oleh karena itu, Allah membukakan pintu pengampunan seluas-luasnya bagi hamba yang sadar diri dan menyesali kesalahan yang pernah dilakukannya.

Menyadari dan menyesali kesalahan itu disebut pertobatan. Dalam hadits Nabi bersabda:

“Melakukan kesalahan adalah taubat”, (HR. Ibnu Majah).

Orang terbaik yang berdosa adalah mereka yang segera meminta maaf kepada Allah SWT dengan memperbanyak ketinggian dan bertaubat. Pertobatan lebih baik dipercepat sebelum kematian. Perlu dicatat bahwa dalam Islam ada syarat yang harus dipenuhi agar taubat diterima oleh Allah SWT. Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dalam Kitab Al-Ghunyah menjelaskan bahwa ada tiga syarat untuk bertaubat:

? ولها روي عن النبي. والثاني ترك الزلات في جميع الحالات والساعات. والثالث العزم ىلا يعود إلى مثل ما اقترف من المعاصى والخطيئات

Artinya: “Ada tiga syarat untuk taubat: pertama, menyesal atas kesalahan dan kesalahan yang dilakukan, hal ini berdasarkan hadits Nabi,“ Menyesali kesalahan adalah taubat. ”Tanda penyesalan adalah hati yang lembut dan menitikkan air mata. Oleh karena itu, Rasulullah saw. Allah berfirman, “Berkumpullah dengan orang-orang yang bertaubat, karena hati mereka lembut.” Kedua, tinggalkan kesalahan dimanapun dan kapanpun. Ketiga, berjanjilah dan usahakan untuk tidak kembali pada dosa dan kesalahan. ”.

Baca Juga :  Perjuangan Rizieq Shihab Lolos dari Jeratan Pidana Kembali Kandas

Menurut Syekh Abdul Qadir, ketiga syarat tersebut harus dipenuhi dalam taubat agar bisa diterima oleh Allah SWT. Ketiga kondisi tersebut adalah menyesali kesalahan, meninggalkan amoralitas dan menghindari serta menahan diri untuk tidak jatuh ke dalam lubang yang sama.

Oleh karena itu, pertobatan tidak cukup untuk dipahami dan diucapkan, tetapi harus dicapai dalam tindakan.

Setelah Anda bertaubat atas perbuatan yang telah Anda lakukan, mohon ampun kepada Allah dan jangan mengulangi perbuatan dan kesalahan yang telah Anda lakukan. Semoga Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya. Allah Maha Tahu.

Sumber; Warta Batavia

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *