Tren E-Commerce Terus Berlanjut – Aspiratif News

Tren E-Commerce Terus Berlanjut - Warta Batavia
Views: 1884
Read Time:3 Minute, 31 Second

Tren E-Commerce Terus Berlanjut – Aspiratif News

TREN pertumbuhan e-commerce dipandang akan tetap berlanjut pada kuartal ketiga dan bahkan sampai kuartal ke-4. 

alasannya, e-commerce jadi bagian alternatif untuk berjualan dalam memitigasi kondisi yang ada, termasuk bagi bagian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya rasa ini jadi bagian terobosan ke depannya, yang jadi gaya hidup baru dalam belanja. Apalagi Disokong sistem pembayaran cashless dan digital yang menggantikan pembayaran secara cash,” gamblang pengamat ekonomi Josua Pardede untuk Media Indonesia, kemarin.

Dia menilai dengan bergeraknya e-commerce ini akan menggerakkan bagian lainnya seperti logistik dan perusahaan pengiriman barang. Kecuali itu, bagian kelas menengah ke atas akan tetap jadi motor penggerak bagi pertumbuhan e-commerce tersebut.

“Ini lantaran kelas menengah ke atas waktu ini masih mempunyai daya beli, meski sungguh cenderung menahan diri dalam berbelanja dan cuma berbelanja kebutuhan pokok,” gamblang dia.

Sebagai informasi, data industri e-commerce memperlihatkan ada peningkatan transaksi harian pada e-commerce sebanyak 26% selama pandemi covid-19. Survei Facebook, Bain & The Company di Indonesia dan 4 negara Asia Tenggara lainnya pun memperlihatkan peningkatan konsumen baru sebesar 28% yang mencoba aplikasi e-commerce untuk ke-1 kalinya.

READ  Perusahaan Milik Pemerintah Cenderung Lengah, Makanya Terpapar Paham Radikal

Berlanjutnya pertumbuhan e-commerce pun diakui General Manager Kredivo Lily Suriani. menurut dia, data internal Kredivo mecatat peningkatan cukup stabil atas hitungan total pemakai baru yang melakukan transaksi pada e-commerce sampai 42% selama masa pandemi (periode Februari sampai Juni 2020) dibandingkan hitungan total pemakai aktif Kredivo di akhir Januari 2020.

“Penetrasi kredit yang masih termasuk rendah di Indonesia jadi bagian faktor terbatasnya fleksibilitas pembayaran secara berkala bagi konsumen waktu bertransaksi di e-commerce. Kemudahan, keamanan, serta fleksibilitas yang kami tawarkan, misalnya, makin menyokong pemanfaatan kredit digital pada e-commerce dan menaikkan kepercayaan konsumen untuk bertransaksi secara digital, khususnya di tengah masa sulit waktu ini,” gamblang Lily.

Logistik meningkat

Senada dengan dia, Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus membenarkan bukan cuma bagian pendanaan online yang Turut terdampak pertumbuhan e-commerce, bagian logistik juga ikut bertumbuh.

Menurut data PT Pos Indonesia, secara keseluruhan terjadi peningkatan hitungan total pengiriman barang untuk distribusi intracity (dalam kota) sampai 34%.

Kecuali itu, pengiriman produk e-commerce pun meningkat sampai 42% dan secara nilai (shipment value) naik sampai 58%. “Ada kebiasaan baru di pola belanja konsumen kita. Dulunya banyak pengiriman untuk barang di bagian fesyen, kosmetik, sekarang lebih ke pangan,” gamblang Charles.

READ  Tangkap 2 Jaksa Kejati DKI, KPK Sita SGD21.000

Kecuali sokongan e-commerce, kenaikan juga Disokong bermacam kemudahan servis pembayaran. Bagi konsumen yang awam dengan pembayaran digital, transaksi dapat dikerjakan secara cash on delivery (COD) yaitu transaksi tunai secara langsung antara konsumen dan kurir.

“Volume perdagangan lewat COD peningkatannya amat terasa. Jika dilihat dari nilainya, naik 42% untuk hitungan total item-nya,” ujar Charles. (S-3)


Tren E-Commerce Terus Berlanjut – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *