Unjuk rasa Tolak Kehadiran TKA Asal Tiongkok Berlanjut Sampai Malam – Aspiratif News

Views: 12
Read Time:3 Minute, 6 Second

Unjuk rasa Tolak Kehadiran TKA Asal Tiongkok Berlanjut Sampai Malam – Aspiratif News

AKSI unjuk rasa penolakan ke kehadiran 500 orang tenaga kerja asing (TKA) di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk bekerja di PT VDNI dan PT OSS Morosi, Kabupaten Konawe, berlanjut sampai Selasa malam.

Ratusan massa Pengunjuk rasa tetap bertahan dan melakukan orasi secara bergantian di simpang 4 Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Ratusan massa aksi pengunjukrasa berusaha untuk masuk ke dalam Bandara Haluoleo, tapi ditahan oleh brigade pihak kepolisian, sehingga massa aksi tetap Ada di simpang 4 Desa Ambaipua. Unjuk rasa di tempat ini ditunaikan semenjak siang dan tetap berlangsung sampai malam hari pukul 22.46 Wita.

sebelum ini pihak kepolisian menurunkan 2 ekor anjing pelacak untuk mengamankan aksi unjuk rasa penolakan 500 orang tenaga kerja asing (TKA) di simpang 4 Ambaipua ke Bandara Haluoleo, Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Kobawe Selatan, hari ini.

Baca juga: Anggota DPR Kritik Masuknya 500 TKA ke Indonesia

READ  Kebahagiaan dan Kesuksesan Bukan Diukur Dengan Kekuasaan Harta Benda

Kecuali mempersiapkan 2 ekor anjing pelacak, pihak kepolisian juga mempersiapkan 2 unit mobil water canon dan gas air mata untuk menghalau Pengunjuk rasa masuk di Bandara Haluoleo.

Para massa aksi dari bermacam elemen melakukan aksi untuk rasa pas di simpang 4 Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan ke Bandara Haluoleo.

Dalam orasinya, massa menjelaskan dengan tegas bahwa mereka Tidak mau kehadiran 500 TKA di wilayah Sulawesi Tenggara. Kecuali itu mereka juga menyampaikan rasa kekecewaannya untuk Gubernur Sultra dan Ketua DPRD Sultra yang telah mengizinkan para TKA masuk.

Ratusan Pengunjuk rasa mencoba ke ke Bandara Haluoleo, tapi ditahan oleh brigade keamanan dari pihak kepolisian.

 

Sementara itu, akibat adanya aksi unjuk rasa penolakan ke kehadiran 500 orang TKA di Sultra untuk bekerja membangun smelter di PT VDNI dan OSS Morosi, Konawe, mengakibatkan jalan ke ke Bandara Haluoleo terganggu.

Sejauh ini, aksi unjuk rasa masih berjalan kondusif. Sementara untuk arus lalu lintas cukup terganggu karena pengunjukrasa memeriksa kendaraan roda 4 yang keluar dari bandara untuk mengecek apakah ada warga negara asing khususnya TKA China di dalam mobil.

READ  Diperolok AS, Iran Pernyataan Citra Satelit Militernya pada Pangkalan Angkatan bersenjata AS di Qatar - Aspiratif News

Untuk diketahui, hari ini Selasa (23/6) Diplaningkan sebanyak 156 TKA asal China akan tiba di Bandara Haluoleo Kendari. 156 TKA itu ialah gelombang ke-1 dari 500 TKA yang akan Datang di Sultra.(OL-4)


Demonstrasi Tolak Kehadiran TKA Asal Tiongkok Berlanjut Sampai Malam – Aspiratif News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *