Usaha NU Menangkal Radikalisme dengan Membangun Sinergi Sipil – Angkatan bersenjata

Upaya-NU-Menangkal-Radikalisme-dengan-Membangun-Sinergi-Sipil-Militer.jpg
Views: 597
Read Time:2 Minute, 19 Second

Usaha NU Menangkal Radikalisme dengan Membangun Sinergi Sipil – Angkatan bersenjata

NU Bangun Sinergi Sipil – Angkatan bersenjata dalam Usaha Menangkal Radikalisme

Malang – Beberapa tahun yang lalu, kisaran bulan Mei 2018, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Mempublikasikan ada tujuh kampus ternama sudah terpapar radikalisme. Di antara kampus-kampus itu salah satunya ada di Malang.

Kenapa Malang Ikut jadi sasaran paham radikalisme? Pertanyaan ini yang diusulkan oleh Lembaga Kajian dan Pengembagan SDM (Lakpesdam) NU Kota Malang dalam Forum Kajian Islam dan NU Seri ke-8 yang diadakan pada Jum’at, 15 Februari 2019 di Kantor PC NU Jl. KH. Hasyim Asy’ari No 21 Kauman Klojen Kota Malang.

Baca juga : Di Mesir, Ikhwanul Muslimin Disebut Organisasi Teroris

“Serial kali ini sengaja mengangkat isu penangkalan radikalisme mengingat, akhir-akhir ini Malang jadi perhatian publik. Beberapa gerakan terjadi dan diarahkan ke kota ini” ungkap Winartono, moderator kajian itu.

Kecuali itu, berdasar info dari bagian pengurus Lakpesdam, secara sengaja serial ini menghadirkan Komandan Kodim (Dandim) 0833 yang baru 3 minggu bertugas di Kota Malang yang sungguh ahli bidang kontra terorisme yaitu Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Tommy Anderson MPICT (Master of Policing, Intelligence and Counter Terrorism). Selaku perspektif lain, Ikut dihadirkan pula Ketua Tanfidziyah NU Kota Malang yaitu Dr KH M Isyroqunnajah yang akrab dipanggil Gus Is.

READ  Pejuang Ansarullah Yaman Raih Kemajuan Besar di Yaman Utara - Aspiratif News

Dalam pemaparannya, Gus Is, yang ke-1 kali memberikan pandangan, bahwa perbedaan tidak dapat dielakkan, wajib disadari selaku sebuah keniscayaan.

Baca juga : Gus Dur : Perbedaan NU dan Muhammadiyah

“Termasuk tak sama untuk urusan dalam beragama. NU menyadari itu. Oleh karena itu ulama dulu senantiasa terlibat dalam usaha memperjuangkan perjuangan kemerdekaan NKRI” tegasnya.

Ancaman dampak radikalisme bagi keutusan berbangsa dan bernegara

Adapun Letkol. Inf. Tommy Anderson menyebutkan isu radikalisme Adalah bagian isu yang layak jadi perhatian bareng sebab dampaknya amat luar biasa bagi keutusan berbangsa dan bernegara. Salah satunya, berawal dari pemahaman masarakat kepada ajaran-ajaran yang mengujarkan kebencian kepada kubu tertentu, kepada NKRI yang berkemungkinan memecah belah persatuan bangsa. Maka tidak cuma tugas TNI dan Polri untuk menjaga sebuah keutuhan keamanan yang berkedok agama. Disini seluruh elemen masarakat juga berperan aktif dan berkewajiban menjaga NKRI.

Baca juga : Fakta Sejatinya Konflik Suriah yang Disembunyikan Media Radikal

“Indonesia dengan kemungkinan yang dipunyai akan diperhitungkan oleh negara lain di masa depan. Sebab di dalam NKRI didasari dengan sebuah kebinekaan. Oleh sebab itu Penting sinergi seluruh elemen masarakat dalam menjaga keutuhan tersebut secara proporsional.” imbuhnya.

READ  Gandeng IPNU-IPPNU Lampung Tengah, LAZISNU Bagikan Paket Sembako  - Aspiratif News

Penting diketahui, Serial Kajian Islam dan NU diadakan tiap-tiap 2 minggu sekali dengan tema yang berbeda-beda. Adapun target dari kajian ini di antaranya, menaikkan pengetahuan dan wawasan internal pengurus NU, mendiskusikan isu-isu global dalam perspektif insider dan outsider; dari praktisi ahli dan pemerhati, dan fasilitas silaturrahim dan bertukar fikiran para pengurus NU di seluruh lintas generasi. (qa/ummatina/tasamuh.id/)

Upaya NU Menangkal Radikalisme dengan Membangun Sinergi Sipil – Militer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *