Video-Barak-Militer-Saudi-dan-Sekutunya-Berkedok-Kamp-Pengungsi-di.jpg

[Video]: Barak Militer Saudi dan Sekutunya Berkedok Kamp Pengungsi di Ma’rib

Diposting pada

Marib, Warta Batavia – Sebuah video beredar dari Yaman tentang apa yang diklaim oleh Ansarullah (Houthi) baru-baru ini sebagai tindakan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang telah mengubah kamp-kamp pengungsi di sekitar kota Ma’rib sebagai perisai dalam pertempuran dengan pasukan. Oleh Sanaa. (Tentara Yaman dan pejuang Ansarullah).

Video amatir yang beredar sejak Kamis (1/4) itu tampaknya diambil oleh seorang pria di dekat kamp pengungsian.

“Inilah yang mereka klaim sebagai kamp pengungsi, meskipun mereka tidak lebih dari barak militer, dan tampaknya mereka melarikan diri dengan membawa peralatan militer. Mereka melarikan diri, mereka melarikan diri, “kata sebuah suara dalam video saat kamera menerangi perkemahan tempat sebuah kendaraan militer terlihat melaju di tengah suara palu dan tembakan.

Beberapa sumber di lapangan hari itu melaporkan perkembangan baru pasukan Sanaa di provinsi Ma’rib, tepatnya di daerah Sirwah, sebelah barat kota Ma’rib.

Di tengah kemajuan ini, salah satu pemimpin tradisional Ma’rib yang bersekutu dengan pasukan koalisi mengatakan kota Ma’rib pada akhirnya bisa jatuh ke dalam pasukan Sanaa di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Sebut Yesus Nabi Gagal, Yahya Waloni Dihujat Warganet

Sehari sebelumnya, Mohammad Abdulsalam, kepala delegasi perundingan untuk pemerintah Yaman untuk keamanan nasional yang berafiliasi dengan gerakan Ansarullah dan berbasis di Sanaa, mengatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menampung kawanan teroris di kamp-kamp pengungsi. Di Yaman.

Abdulsalam di halaman Twitter-nya mengatakan karyawan Saudi menempatkan kawanan teroris Al-Qaeda dan ISIS di kamp pengungsian setelah banyak dari posisi mereka di Ma’rib jatuh di kamp Sanaa.

Sementara itu, Brigjen Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Jumat pagi melaporkan bahwa kelompoknya telah melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Raja Khalid dan pada Kamis Mushait, Arab Saudi, menggunakan dua pesawat tak berawak Qasif K2.

Dia menekankan bahwa serangan ini tidak lebih dari respons terhadap agresi yang berkembang dan blokade yang sedang berlangsung di Arab Saudi dan sekutunya terhadap Yaman. (mm / mna / almayadeen / fna)

Baca juga:

Ansarullah menerbitkan “Hiroshima Yaman”, sebuah dokumen Partai Kriminal Arab Saudi dan sekutunya

Ansarullah: Koalisi Saudi menahan banyak teroris di kamp Pangungsi

Baca Juga :  Innalillah! Bicara Konflik Palestina, Amien Rais Tuding Ada Islamofobia Ganas di Era Jokowi

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *