Rizieq-Ditahan-696x392.jpg

Viral! Inilah 3 Status Tersangka Rizieq Shihab di 3 Kasus yang Berbeda

Diposting pada

Rizieq Shihab ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus RS UMMI terkait tes swab. Status tersangka ini merupakan status ketiga yang disandang Rizieq Shihab sejak kasus kerumunan Petamburan.

Sebagaimana diketahui, kasus RS UMMI terkait tes swab Rizieq Shihab bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke polisi. Andi Tatat dilaporkan Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap Rizieq Shihab. Saat Satgas hendak melakukan tes swab, Rizieq Shihab sedang menjalani perawatan di RS UMMI Bogor.

Rizieq Shihab menjadi tersangka dalam kasus ini. Sebelumnya, Rizieq Shihab sudah menyandang dua status tersangka. Berikut ini daftarnya:

1. Kasus Kerumunan Petamburan

Polisi telah menetapkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai tersangka penghasutan dan melawan petugas dalam kasus kerumunan acara di Petamburan, Jakarta Pusat. Rizieq Shihab kini resmi ditahan polisi pada 12 Desember.

Rizieq Shihab akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya. Rizieq Shihab akan menjalani penahanan untuk 20 hari pertama sejak 12 Desember hingga 31 Desember 2020.

Baca Juga :  Aksi Perampokan Waktu Lockdown, Kantor Parlemen Eropa Dirampok

“Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, di narkoba,” kata kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12).

Selama menjalani pemeriksaan Rizieq Shihab dicecar 84 pertanyaan oleh penyidik. Pemeriksaan sebagai tersangka berlangsung sejak pukul 11.30 WIB hingga 22.00 WIB pada hari Sabtu (12/12).

“Kemudian dalam pemeriksaan, penyidik memberikan 84 pertanyaan yang ditanyakan kepada tersangka MRS, jadi mulai 11.30 WIB, dan tadi selesai jam 22.00 WIB,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari.

2. Kasus Kerumunan Megamendung

Penyidik Bareskrim Polri juga menetapkan status Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Rizieq Shihab sebelumnya sudah menjadi tersangka kasus penghasutan terkait kerumunan di Petamburan.

“Rizieq tersangkanya,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/20202).

Berbeda dengan kasus di Petamburan, Andi menyebut tidak ada panitia dalam kasus kerumunan di Megamendung tersebut. Penyidikan kini terus dikembangkan oleh Bareskrim.

Baca Juga :  Alhamdulillah! Pangdam Jaya Pastikan yang Masih Nekat Pasang Baliho HRS Akan Ditangkap

“Dia tidak ada kepanitiaan di sana, dia langsung, tidak ada kepanitiaan kalau di Megamendung,” tutur dia.

3. Kasus Tes Swab RS UMMI

Tim penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus RS UMMI, Bogor, Jawa Barat. Ketiganya yakni Rizieq Shihab, menantu Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas dan Dirut RS UMMI Andi Tatat.

“Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka. Rizieq, Dr. Tatat, Hanif Alatas,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi detikcom, Senin (11/1/2020).

Andi menuturkan tim penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiganya sebagai tersangka. Pemeriksaan itu kata Andi akan berlangsung pekan ini.

“Minggu ini rencanannya (pemeriksaan ketiganya sebagai tersangka),” tuturnya.

Sebelumnya, tim penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa Rizieq Shihab, istri dan menantu Rizieq Shihab, Syarifah Fadhlun Yahya serta Muhammad Hanif Alatas, sebagai saksi. Ketiganya menjalani pemeriksaan di Rutan Polda Metro.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Andi Rian Djajadi menyampaikan pemeriksaan Syarifah dan Hanif dilakukan di Rutan Polda Metro Jaya atas permintaan keduanya. Untuk pemeriksaan Syarifah sudah selesai.

Baca Juga :  Jadi Tersangka Kerumunan di Petamburan, Rizieq FPI Terancam Penjara 6 Tahun

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *