walau Bertenaga Besar, Kenapa Kawasaki H2R Tidak Boleh Dipakai di WSBK?

walau Bertenaga Besar, Kenapa Kawasaki H2R Tidak Boleh Dipakai di WSBK?

Warta Batavia – Kawasaki H2R ialah varian motor dengan performa yang luar biasa. Bahkan, Kawasaki H2R mempunyai performa yang jauh lebih unggul dibandingkan Kawasaki ZX-10RR yang dipakai Kawasaki di World Superbike (WSBK). 

Kawasaki H2R sendiri dilengkapi mesin 4 silinder 1.000cc dengan keluaran tenaga 296 dk. walau bermesin sama, Kawasaki ZX-10RR cuma sanggup menghembuskan tenaga sebesar 197 dk. 

walau mempunyai perbedaan tenaga yang amat jauh, mengapa Kawasaki H2R dicegah dipakai di ajang WSBK, padahal dilengkapi mesin yang sama dengan Kawasaki ZX-10RR? Berikut penjelasannya!

Larangan pemanfaatan Kawasaki H2R di ajang World Superbike dikarenakan oleh pemanfaatan supercharger. Supercharger ialah bagian kategori kompresor dalam teknologi forced induction.

Sekadar info, teknologi forced induction menggunakan udara bertekanan tinggi yang didistribusikan ke dalam ruang pembakaran mesin untuk menghasilkan tenaga mesin yang lebih besar dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. 

Sesuai regulasi, motor yang dilengkapi dengan forced induction dicegah dipakai untuk bersaing di MotoGP. Menyaksikan hal tersebut, pihak FIM pun mencegah pemakaian motor forced induction di ajang WSBK. 

Kecuali WSBK, motor dengan teknologi forced induction juga dicegah di kelas MotoGP. Jadi, begitulah argumentasi mengapa Kawasaki H2R dicegah di ajang WSBK!

Artikel Menarik Lainnya:


Meski Bertenaga Besar, Kenapa Kawasaki H2R Tak Boleh Dipakai di WSBK?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *