mendagri-tito-karnavian_16928129.jpeg

Walkot Makassar Akan Copot Semua Camat-Lurah, Tito Minta Cara Smooth

Diposting pada
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 169% 2B% 25281% 2529 Walkot Makassar akan singkirkan semua camat, Tito minta cara biasa

Walikota Makassar Ramdhan “Danny” Pomanto merestorasi atau merombak ASN, salah satunya mencopot seluruh camat dan kepala desa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendukung langkah Danny, namun harus dilakukan dengan tenang atau ikhlas.

“Saya baru dengar penjelasan sederhananya (jam kerja Danny di Makassar). Konsepnya bagus, baik sekali cara pelaksanaannya dan untuk pelaksanaannya salah satu syaratnya adalah sumber daya karyawan sendiri harus cepat dan cepat. Frekuensi, pikiran, visi semua sama, “kata Tito di Makassar, Kamis (22/4/2021).

Saat mendukung Danny dalam pemulihan karyawan, Tito mengingatkan Danny bahwa proses pemulihan karyawan harus berjalan lancar.

“Dia akan melakukan restorasi untuk karyawan, saya pasti akan mendukung langkah yang telah diambilnya. Tapi tentunya saya berharap ini bisa dilakukan dengan langkah dan metode yang mulus, dengan langkah yang menyentuh, istilahnya arogan,” ujarnya.

Menurut Tito, seorang walikota harus didukung oleh bawahan yang mampu mengimbangi kecepatan kerja atasannya. Dibutuhkan pemikiran dan cara kerja yang sama antara atasan dan bawahan.

Baca Juga :  Astaghfirullah! Ketua Komnas HAM Ternyata Terkait HTI dan Konsultan Koruptor

“Dia (Danny) ingin cepat, semua orang terus bergerak cepat. Oleh karena itu, staf juga harus mengimbangi kecepatan, frekuensi yang sama, mindset yang sama untuk mengusung konsep yang sangat detail ini ke depan, ”pungkasnya.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Tito kepada aparat Pemerintah Kota Makassar, dimana Kota Makassar selama hampir 2 tahun dipimpin oleh Walikota (PJ) yang memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda dengan Danny sebagai Walikota terakhir.

“Setiap orang punya warna kepemimpinannya masing-masing, bawahan harus segera beradaptasi untuk menyeimbangkan langkah-langkah tersebut. Jadi menurut saya Pak Danny selaku walikota punya kewenangan untuk menilai siapa bawahannya yang menurutnya cocok untuk menyeimbangkan dan mengatur jadwalnya.”, Memiliki menjelaskan. .

Sebagai informasi, pemugaran pemerintah kota ASN Makassar merupakan salah satu program utama Danny di awal pemerintahannya. Salah satu mutasi pegawai tersebut juga akan menggantikan seluruh camat dan lurah di Kota Makassar yang dinilai lamban dalam bekerja.

Banyak alasan (agar semua camat dan lurah diganti). Pertama, banyaknya pencapaian, kinerja yang buruk, respon yang kurang memadai, dan ketidaktahuan masyarakat, banyak alasannya. Masih belum mendukung program Makassar Recover (pengelolaan COVID), “kata Danny kepada detikcom, Kamis (15/4).

Baca Juga :  Innalillah! Surat Wasiat L Sebelum Meledakkan Diri di Gereja Katedral Makassar

Danny mencontohkan, pergantian camat menjadi kepala desa merupakan program penataan kembali jajaran Pemerintah Kota Makassar. Tidak hanya camat dan lurah yang akan dievaluasi ulang, tapi juga jajaran ASN dan kontraktornya.

Kemudian semua (akan dirombak) jajaran pemerintahan. Saya mau ASN, kontraktor, semuanya akan dievaluasi, semuanya baik-baik saja. Semuanya akan dievaluasi, ”ujarnya. [detik.com]

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *