7a7961f6-ef9e-4591-8d00-b8af3aa0edc7_169.jpeg

Wamendes Buka-bukaan Penggunaan Dana Desa di Papua

Diposting pada

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua kecewa karena kepala desanya tidak menerima dana dari desanya. Akibatnya, KKB menyandera Susi Air, Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe, Kabupaten Puncak, Papua.

Wakil Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan dana desa itu ditujukan untuk kesejahteraan warga desa, bukan KKB.

“Dana desa digunakan untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan warga desa. Bukan untuk KKB atau KSB, ”ujarnya kepada detikcom, Sabtu (13/3/2021).

Berikut penggunaan dana desa 2020 di Desa Ilambet, Kecamatan Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua:

Posyandu (makanan tambahan, kursus kehamilan, lansia, insentif) Rp. 64.123.000

Pemeliharaan jalan / gang pemukiman Rp.50.000.000

Bantuan pelaksanaan program pembangunan / rehabilitasi rumah tidak layak pakai bagi keluarga miskin Rp. 168.500.000

Dengan meningkatkan kapasitas aparatur desa menjadi Rp. 55.958.000

Pengelolaan Dana BLT Desa situasi mendesak sebesar Rp.504.000.000

Sedangkan dana desa untuk Kabupaten Puncak, Papua sejak 2015 adalah sebagai berikut:

2015 untuk 80 desa dengan nilai Rp 27.550.317.000

Baca Juga :  Di Uganda, Bentrokan Dahsyat Pecah Dipicu Penangkapan Capres

2016 untuk 206 desa senilai Rp 132.588.321.000

2017 untuk 206 desa atau setara Rp 168.803.408.000

2018 untuk 206 desa dengan nilai Rp 166.578.832.000

2019 untuk 206 desa atau setara Rp 205.140.134.000

2020 untuk 206 desa senilai Rp 213.411.610.000

2021 untuk 206 desa atau setara Rp 219.651.453.000

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *