Waloni-696x464.jpg

Warganet Desak MUI Tertibkan Yahya Waloni, Begini Responnya

Diposting pada
Waloni Warganet Minta MUI Tertib Yahya Waloni, Ini Jawabannya

Warganet mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) menindak tegas terkait ceramah mengejutkan Yahya Waloni.

Presiden MUI Cholil Nafis akhirnya ikut berdiskusi dengan beredarnya pemberitaan tentang ceramah-ceramah provokatif Yahya Waloni, termasuk terkait ceramahnya yang mendoakan agar Quraisy Shihab segera wafat.

Hal tersebut diungkapkan Cholil Nafis melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa 6 April 2021.

Respon tersebut bermula ketika seorang netizen dengan akun @fido_id merasa sedih karena MUI tidak mengikuti konferensi yang membuat kesal Yahya Waloni.

Cerita tersebut kemudian meminta Cholil Nafis selaku ketua MUI untuk menggunakan MUI agar tidak ada mubaligh yang suka menyebarkan kebencian di sana-sini.

“Sangat menyedihkan bahwa @MUIPusat menyembunyikan hal-hal seperti ini. Semoga @cholilnafis berinisiatif lebih banyak menggunakan MUI agar tidak ada “ustadz” yang suka menyebarkan kebencian, “tulis @fido_id pada Rabu, 7 April 2021.

Melihat ada netizen yang langsung menyebut akunnya, Cholil Nafis pun cepat merespon.

Ia mengatakan sudah berulang kali berpesan kepada masyarakat untuk memilih guru dan ustaz yang benar-benar paham akan ajaran Islam.

Baca Juga :  AS Dikabarkan akan Buka Dialog dengan Iran melalui Eropa

Sebab, menurut Cholil, mencari ustaz di masjid sangat penting bagi mereka untuk memahami Islam yang benar.

“Saya sudah berulang kali mengutarakan pentingnya mencari guru dan ustadz yang mengisi masjid dan pengajian agar memiliki pemahaman Islam yang benar,” tulisnya, seperti dikutip terbaru.id pada Rabu, 7 April 2021.

Seperti kita ketahui, Yahya Waloni adalah seorang ustadz yang berpindah agama menjadi ustadz setelah mengaku sebagai pendeta.

Dalam kuliahnya, ia kerap terlihat menebar kebencian dan kontroversi di sana-sini.

Karena itu, banyak orang marah kepada (terduga) mantan pendeta itu.

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *