Connect with us

Edukasi

WASPADAI! Yang Mempunyai GERD Hindari 5 Makanan Ini

Published

on

PANDEGLANG, ASPIRATIF.com – Gastroesophageal Reflux (GERD) adalah gangguan pada sistem pencernaan manusia, ketika asam lambung dan isi perut mengalir kembali ke kerongkongan. Mengonsumsi makanan tertentu juga bisa memicu GERD kambuh.

Penyakit ini dipicu oleh kelebihan produksi asam lambung atau sensitivitas dari saluran cerna dalam hal ini esofagus. Konsumsi makanan yang tepat bermanfaat untuk membantu meredakan gejala GERD. Oleh karenanya sangat penting untuk mengetahui makanan apa saja yang menjadi pemicu GERD agar bisa menghindarinya.

Berikut makanan yang bisa memicu terjadinya GERD pada pengidapnya:

Makanan pemicu GERD

Advertisement

1. Susu
Konsumsi produk susu tinggi lemak mengakibatkan gejala GERD seperti mulas menjadi lebih buruk. Dikutip dari The Surgical Clinic produk susu dingin seperti es krim dapat menyebabkan mati rasa serta dapat menghambat fungsi sfingter esofagus bagian bawah dan berakibat asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan. Beberapa produk susu yang harus dihindari yakni krim, susu murni, keju, es krim dan yogurt tinggi lemak.

2. Makanan pedas
Makanan pedas dapat menyebabkan sakit perut dan gejala terbakar apabila seseorang tersebut memiliki gangguan pencernaan. Selain itu Capsaicin, senyawa kimia yang membuat makanan terasa pedas dapat mengiritasi kerongkongan sehingga dapat mengakibatkan refluks asam.

Sebuah studi Korea dari Trusted Source tahun 2017, menemukan bahwa makanan pedas menyebabkan gejala GERD pada separuh kasus yang diamati. Oleh karenanya menghindari makanan pedas menjadi cara paling aman bagi seseorang yang sering mengalami refluks asam.

3. Jeruk
Kandungan asam sitrat yang tinggi dalam jeruk dapat menyebabkan perut memproduksi lebih banyak asam lambung. Rasa mulas mungkin tidak dialami setiap kali makan jeruk, namun konsumsi terlalu sering dapat menyebabkan kemungkinan refluks meningkat.

See also  Tanggapan Dokter Gizi Mengenai Minyak Merah yang Viral

Dikutip dari The Surgical Clinic, buah seperti lemon, jeruk, limau, serta jeruk bali memiliki kandungan asam sitrat yang tinggi sehingga dapat memperburuk gejala GERD. Buah lain seperti nanas yang mengandung asam sitrat juga lebih baik menghindarinya untuk mengatasi gejala GERD.

Advertisement

4. Gorengan
Waktu yang lebih lama dibutuhkan untuk mengurai kandungan lemak jenuh yang tinggi pada makanan yang digoreng dapat memperlambat proses pencernaan. Mengonsumsi gorengan berarti perut akan lebih banyak memproduksi asam untuk memecah lemak kompleks tersebut.

Hal itu juga dapat meningkatkan kemungkinan refluks, sehingga makanan yang digoreng seperti kentang goreng lebih baik dihindari pengidap GERD

5. Cokelat
Cokelat mengandung kafein yang melemaskan lower esophageal sphincter atau otot bagian bawah kerongkongan. Selain itu kandungan zat asam lain pada cokelat juga meningkatkan asam lambung. Hormon serotonin yang dilepaskan saat memakan coklat bermanfaat untuk memperbaiki suasana hati, tetapi disisi lain hormon ini juga dapat mengakibatkan LES menjadi rileks dan meningkatkan kemungkinan refluks asam.

Bukan hanya makanan, beberapa faktor seperti stres, kebiasaan merokok, kurang olahraga sampai langsung rebahan setelah makan tanpa jeda waktu tertentu juga dapat menjadi pemicu GERD.

Source: detik.com
Foto: instagram.com/lanikarassoan

Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *