bir.jpg

Waspadalah! Berikut Kumpulan Hoaks Seputar Miras

Diposting pada
Ilustrasi

Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang izin investasi minuman beralkohol (beralkohol) menuai berbagai reaksi, selain itu kebijakan ini juga memicu munculnya sejumlah hoax.

Dikutip dari Liputan6.com Fakta Mencoba beberapa informasi alkohol yang beredar di media sosial adalah sebuah hoax.

Berikut ini adalah informasi palsu tentang alkohol:

1. Arab Saudi memproduksi bir merek Takbier

Klaim bahwa Arab Saudi memproduksi 100% bir merek Takbier Halal pun diunggah ke akun Facebook Klungsu Ireng.

Postingan tersebut mengklaim bahwa Arab Saudi memproduksi bir merek Takbier berupa foto dua botol berwarna hijau dan coklat dengan label bertuliskan “TAKBIER” disertai huruf Arab, lalu di bawah tulisan “100% HALAL ALCOHOL”.

Selain gambar botol, foto tersebut juga memperlihatkan seseorang yang mengenakan pakaian khas Timur Tengah dan sebuah benda yang terlihat seperti tutup botol bertuliskan huruf arab bertuliskan “100% HALAL ALCOHOL”.

Kemudian pada foto tersebut diberi informasi sebagai berikut:

β€œDi Arab, bendera Arab yang bercorak Arab dan Arab ditempatkan sebagai merek dagang bir Arab, diproduksi secara internal oleh negara-negara Arab untuk dikonsumsi oleh orang Arab, bukan untuk orang Indonesia yang lebih Arab daripada Arab. Itu saja. itu … Saya tidak suka bir. Non-alkohol karena bir tidak baik untuk saya … tapi saya tetap menghormati pecinta bir. ”

Baca Juga :  Menhub Bertolak ke Semarang, Cek Bandara-Stasiun Terdampak Banjir

Informasi ini berasal dari situs satir yang menyajikan informasi yang tidak sesuai dengan kebenaran dan fakta.

2. Foto botol minuman beralkohol yang telah mendapatkan label halal dari pemerintah

Permintaan pemerintah untuk foto botol alkohol berlabel halal itu diunggah ke akun Facebook Shelvi Centhil Bundu pada 1 Maret 20201.

Foto sebotol alkohol dengan label halal pemerintah yang menunjukkan foto dua botol minuman dengan logo halal di labelnya dan sebuah bagian dari ayat Alquran, Surat Albaqarah ayat 219

Kemudian berikan informasi berikut:

“Bismillah sayang jika pemerintah melegalkan alkohol padahal harom jelas dicap halal”

Foto botol pemerintah berlabel alkohol tidak benar, karena LPPOM MUI tidak pernah mengeluarkan sertifikasi halal untuk kedua jenis minuman dalam foto tersebut.

3. Foto ini menunjukkan kapal tanker Tuak bersubsidi

Foto kapal tanker 10.000 teko itu diunggah ke akun Facebook Yudha Setiadji pada 28 Februari 2021.

Foto yang diunggah menunjukkan sebuah kapal tanker berwarna hijau dengan tulisan “TUAK ANAK PERUSAHAAN 10.000 TEKO” di bagian tangki mobil.

Baca Juga :  Menteri KKP Trenggono Blusukan ke Muara Angke β€˜Belanja’ Masalah dari Nelayan

Foto tersebut diberi label sebagai berikut:

“Begitu ada mesin seperti ini, banyak, yang iniπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜πŸ˜”

Pencarian mengarah ke indonetwork.co.id, situs jual beli kendaraan yang berisi foto-foto yang identik dengan keluhan. Namun, tidak ada tulisan “TUAK BERSUBSIDI 10.000 TEKO” di tangki.

4. Judul Artikel Penjualan minuman beralkohol legal diizinkan untuk membantu kas negara

Tangkapan layar judul artikel Kompas.com yang menjual minuman beralkohol legal (miras) memiliki kewenangan membantu kas negara. Tangkapan layar judul artikel tersebut beredar melalui aplikasi chat WhatsApp.

Tangkapan layar judul artikel Kompas.com “Penjualan Minuman Keras Yang Sah Diperbolehkan Membantu Perbendaharaan Negara” dimuat Rabu, 17 Februari 2021, pukul 08.34 WIB, dalam tangkapan layar artikel Kompas.com yang memuat juga foto. dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Judul artikel di screenshot sudah diubah, tidak sesuai dengan judul artikel aslinya

Sumber: https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4496462/simak-kumpul-hoaks-seputar-miras

(Warta Batavia)

link sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *