WNI Diminta Patuhi Kebijakan Lockdown Pemerintah Malaysia

WNI Diminta Patuhi Keputusan strategi Lockdown Pemerintah Malaysia

Diposting pada

WNI Diminta Patuhi Keputusan strategi Lockdown Pemerintah Malaysia

Aspitaif News -, Masyarakat Negara Indonesia (WNI) dan tenaga kerja Indonesia (TKI) diminta untuk mentaati keputusan strategi Pemerintah Malaysia yang menempuh “Lockdown” atas mewabahnya COVID-19 atau Virus Corona.

Konsul Jend. RI Kota Kinabalu Krishna Djelani mengumumkan pemberlakuan “Lockdown” di Malaysia sudah jadi keputusan yang wajib dipatuhi oleh semua masyarakat negara, termasuk WNI yang berdomisili di negara tersebut.

“Hal ini ditempuh dalam rangka usaha memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 yang sudah menyebabkan ratusan orang yang sudah terjangkit di Negeri Sabah,” kata Krishna Djelani dalam Penjelasan tertulisnya, Senin (23/3/2020).

baca juga:

Ia menjelaskan negara bagian Sabah di mana ratusan ribu WNI bekerja Penting waspada agar terhindar dari terjangkitnya virus mematikan itu.


Untuk menghindari terjangkitnya virus COVID-19 ini, katanya, Pemerintah Malaysia memberlakukan sanksi bagi pelanggarnya, yaitu hukuman enam bulan sel atau denda 1.000 ringgit Malaysia.

“Kami dari KJRI Kota Kinabalu meminta WNI agar mentaati keputusan strategi Pemerintah Malaysia, yaitu tidak keluar dari rumah masing-masing selama keputusan strategi Perintah Kawalan Pergerakan diberlakukan,” katanya.

Terkait dengan Perintah Kawalan Pergerakan itu  KJRI Kota Kinabalu membatasi pelayanan pengurusan dokumen bagi WNI atau TKI.

Pelayanan yang diterima cuma bagi WNI/TKI yang ingin memperpanjang paspor mempergunakan sistem dalam jaringan (daring) dan pengambilan paspor atau visa di mana berkasnya sudah masuk sebelum 19 Maret 2020.

Adapun pelayanan pengurusan dokumen lainnya tidak dilayani untuk sementara waktu sebelum ada pengumuman baru dari pemerintah Malaysia terkait penyebaran virus CVID-19 itu.[]

WNI Diminta Patuhi Kebijakan Lockdown Pemerintah Malaysia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *