Yunani Ancam Jadikan Rumah Ataturk Museum Genosida untuk Balas Turki

Yunani-Ancam-Jadikan-Rumah-Ataturk-Museum-Genosida-untuk-Balas-Turki.jpg
Views: 420
Read Time:2 Minute, 51 Second

Yunani Ancam Jadikan Rumah Ataturk Museum Genosida untuk Balas Turki

109 Views


Read Time:2 Minute, 40 Second

Buntut Hagia Sophia Dijadikan Masjid, Yunani Ancam Jadikan Rumah Ataturk Museum Genosida untuk Balas Turki

ATHENA – Yunani tidak terima atas keputusan strategi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang merubah museum Hagia Sophia jadi masjid. Athena siap membalas dengan mengancam menjadikan rumah kelahiran Mustafa Kemal Ataturk selaku museum genosida.

Ancaman Yunani itu disampaikan Menteri Pembangunan Pedesaan Makis Voridis. Dia menggambarkan keputusan Erdogan yang merubah Hagia Sophia selaku masjid selaku tindakan “menakutkan”.

Dia juga menulis bahwa Turki di bawah Erdogan tidak tertarik untuk mempunyai hubungan baik dengan negara Barat dan sistem internasional.

“Kemarahan, kebencian, kesedihan, khususnya di Yunani, dan rasa penghinaan yang mendalam. Hagia Sophia bukan cuma monumen budaya dunia, tetapi juga simbol Kristen dunia, ortodoks,” kata Voridis.

“Kami memerlukan respon dari perkumpulan internasional dan, tentu saja, dari Yunani,” katanya lagi seperti dilansir dari Greek City Times, Selasa (14/7/2020).

READ  Langkah Antisipasi Kemajuan Ideologi Khilafah di Kampus

Baca juga : Masjid Hadiah untuk Presiden Joko Widodo Akan Dibangun, Mirip Grand Mosque

Saat ditanya soal kategori respon yang wajib diberikan oleh Yunani, Voridis Memberi komentar bahwa bagian hal yang dapat ditunaikan cepat dan akan jadi langkah “amat simbolis” ialah merubah rumah tempat kelahiran Mustafa Kemal Atatürk di Thessaloniki jadi Museum warning Genosida Yunani.

“Saya pikir itu dapat dan wajib ditunaikan cepat,” katanya.

“Keputusan strategi internasional soal saluran terbuka dengan Turki juga wajib dipertimbangkan kembali. Perkumpulan internasional wajib menyadari bahwa Turki ialah ancaman bagi stabilitas internasional dan bahwa pesan-pesan wajib dikirim dari Barat, bahkan pada tingkat ekonomi, untuk merasakan konsekuensi dari reorganisasi,” paparnya.

“Kita Penting menerangkan ke Barat bahwa Erdogan jadi ‘sepenuhnya di luar kendali’ dan bahwa negara-negara Barat akan menemukannya di depan mereka di beberapa titik,” katanya.

Baca juga : Kenapa Rakyat Indonesia Mesti Mewaspadai HTI ?

Ancaman serupa juga disuarkan Greek Solution, partai politik di Yunani. Partai tersebut menyerukan untuk merubah rumah Atatürk jadi Museum warning Genosida Yunani.

READ  Penjelasan Wapres KH Ma'ruf Amin Masalah Larangan Paham Khilafah di Indonesia

“Tidak ada pengadilan Turki yang dapat menodai karakter Hagia Sophia yang berlebihan kronis,” kata partai itu dalam sebuah pernyataan cuma sehari sebelum Turki mengambil keputusan untuk mengubahnya jadi masjid.

“Sebaliknya, Yunani dapat dan wajib merubah rumah Kemal jadi museum warning dan kehormatan para korban genosida Pontian (Yunani),” lanjut partai tersebut.

Sekadar diketahui Hagia Sophia di Istanbul atau dikenal selaku Konstantinopel selesai dibangun selaku Katedral Kristen Kekaisaran Romawi Timur atau Bizantium pada tahun 537.

Pada 1204, Hagia Sophia dikonversi oleh Serdadu Salib Ke-4 jadi katedral Katolik Roma di bawah Kekaisaran Latin, sebelum dikembalikan lagi jadi Katedral Ortodoks sesudah pembangunan kembali Kekaisaran Bizantium pada 1261.

Pada tahun 1453, Konstantinopel yang jadi Ibu Kota Kekaisaran Bizantium ditaklukkan oleh Kekaisaran Ottoman di bawah pimpinan Sultan Mehmed II atau dikenal selaku Mehmed Sang Penakluk. Atas perintah Sultan Mehmed II, Hagia Sophia dikonversi jadi masjid.

Baca juga : Australia Gandeng Muhammadiyah dan NU Atasi Pandemi Covid-19

seusai Kekaisaran Ottoman runtuh, lahir republik Turki modern yang dipimpin Mustafa Kemal Ataturk. Dia menjadikan Turki selaku negara sekular dan pada tahun 1953, Ataturk merubah status Hagia Sophia jadi museum.

READ  Wow! Iran Kembangkan Jet Perang Berat Buatan Sendiri

Jumat Minggu lalu jadi sejarah lagi waktu Erdogan merubah bangunan kuno itu kembali jadi masjid sesudah pengadilan administrasi Inti Turki mencabut atau membatalkan keputusan pemerintah Ataturk.

Keputusan Erdogan sudah memicu kecaman perkumpulan Kristen dan Barat. Tetapi, Erdogan berdalih Hagia Sophia ialah urusan dalam negeri Turki dan saban kritik yang Hadir akan dinilai selaku serbuan kepada kedaulatan Turki. (qa/ummatina)

Yunani Ancam Jadikan Rumah Ataturk Museum Genosida untuk Balas Turki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *