Connect with us

Edukasi

8 Istana Kerajaan Nusantara di Indonesia Yang Masih Berdiri

Published

on

SERANG, ASPIRATIF.com – Kerajaan-kerajaan Nusantara meninggalkan catatan sejarah seperti prasasti hingga benda-benda lainnya. Bahkan beberapa kerajaan masih memiliki istana yang masih ada hingga sampai saat ini.

Dari banyak kerajaan yang ada di Nusantara, kerajaan di ujung Sumatera hingga Sulawesi rupanya meninggalkan jejak megah yang masih kokoh, yakni bangunan istana.

Berikut beberapa istana kerajaan Nusantara yang masih ada hingga saat ini, dikutip dari masing-masing situs resmi pemerintah daerah dan provinsinya.

8 Istana Kerajaan Nusantara yang Masih Kokoh:

Advertisement

1. Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat
Bangunan yang kerap disebut sebagai kraton ini didirikan oleh Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengku Buwono I, pada tahun 1775.

Kraton adalah tempat bersemayam ratu-ratu, berasal dari kata ka + ratu + an = kraton. Kadang juga disebut kadaton, yaitu ke + datu + an = kedaton, tempat datu-datu atau ratu-ratu.

Jika dalam bahasa Indonesia artinya adalah istana. Jadi kraton adalah sebuah istana, tetapi istana bukanlah kraton. Kraton ialah sebuah istana yang mengandung arti keagamaan, arti filsafat dan arti kultural (kebudayaan).

2. Keraton Surakarta Hadiningrat
Keraton Kasunanan Surakarta didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II (Sunan PB II) pada tahun 1744 sebagai pengganti Keraton Kartasura yang rusak akibat Geger Pecinan pada tahun 1743.

Salah satu bangunan bertingkat yang menarik di Keraton Kasunanan yaitu Menara Sangga Buwana yang memiliki tinggi 30 meter.

Advertisement

Menara ini didirikan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono III pada tahun 1782 sekaligus sebagai tempat memata-matai Belanda pada masa penjajahan.

3. Keraton Sumenep
Keraton Sumenep adalah warisan raja-raja Sumenep yang dulu pernah berkuasa. Keraton Sumenep dibangun oleh Lauw Piango yang berkebangsaan Tiongkok. Konsep bangunan keraton terbilang unik karena menggunakan perpaduan gaya Jawa, Arab, Tiongkok, dan Eropa dalam rancangannya.

See also  Praktik Judi Online Hasilkan Omzet Rp 100 Juta Per Minggu

Saat ini sebagian keraton difungsikan sebagai museum sedangkan bagian pendopo kerap digunakan sebagai tempat kegiatan acara pemerintahan dan pagelaran seni dan budaya.

4. Istana Maimun
Istana Maimun adalah istana Kerajaan Deli yang dibangun oleh rajanya yang bernama Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Arsiteknya berasal dari Italia dan arsitekturnya merupakan perpaduan gaya Melayu (Islam), Spanyol, India, dan Italia. Warna istana ini adalah kuning, khas Melayu.

Saat ini, Istana Maimun tidak lagi dipakai untuk tempat tinggal sultan melainkan berubah menjadi tempat wisata di mana masyarakat dapat melihat peninggalan Kesultanan Maimun.

Advertisement

5. Istana Sekala Brak Lampung
Lampung memiliki Kerajaan Sekala Brak yang istananya disebut dengan Lamban Gedung. Lamban Gedung berbentuk panggung sehingga seseorang harus menaiki tangga apabila ingin masuk.

6. Istana Alwatzikhoebillah Sambas
Kerajaan Sambas adalah salah satu kerajaan di Kalimantan Barat. Kerajaan ini memiliki istana yang disebut dengan Istana Alwatzikhoebillah yang terletak di pinggir pertemuan antara Sungai Subah, Sungai Sambas Kecil, dan Sungai Teberau.

7. Kedaton Tidore
Istana Kesultanan Tidore atau Kedaton Kie berada di area perbukitan yang langsung menghadap ke laut. Kedaton Kie didirikan pada masa pemerintahan Sultan Tidore ke-28 pada tahun 1810.

Pada tahun 1912, terjadi konflik internal kerajaan yang mengakibatkan Kedaton Kie mengalami kerusakan total. Saat ini, Kedaton Kie telah dibangun kembali dengan bentuk yang disesuaikan dengan kondisi Kedaton sebelum mengalami kerusakan.

8. Keraton Kesultanan Ternate
Keraton Kesultanan Ternate adalah istana milik Kesultanan Ternate yang cikal bakalnya dimulai tahun 1257. Keraton ini cukup luas, dengan latar belakang Gunung Gamalama, dan alun-alun serta pantai di depannya.

Advertisement

Kini, Keraton Kesultanan Ternate kini menjadi aset budaya yang berharga di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate.

See also  Cara Hadapi Lingkungan Pekerjaan yang Toxic

Nah itu sobat kerajaan-kerajaan yang masih kokoh semoga bermanfaat!

Source: Detikcom

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *